FIP UNESA Mempersembahkan Guest Lecture: Mendalami Transformative Learning untuk Pendidikan yang Lebih Bermakna

Fip.unesa.ac.id, Surabaya 25 Maret 2024 – Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (FIP UNESA) menggelar guest lecturer bertajuk “Transformative Learning” pada tanggal 25 Maret 2024. Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan FIP UNESA dalam mengembangkan pemahaman dan praktik pendidikan yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Dalam acara yang berlangsung di ruang sidang O1 dan live di Youtube, FIP UNESA mempersembahkan dua narasumber terkemuka dalam bidang transformative learning, yaitu Stuart Blaclock dari Australia dan Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A dari Indonesia dan merupakan Rektor Universitas Pradita. Kehadiran kedua narasumber tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang beragam dan mendalam mengenai konsep transformative learning serta aplikasinya dalam konteks pendidikan di Indonesia.

Stuart Blaclock, seorang pakar pendidikan yang telah banyak berkontribusi dalam pengembangan transformative learning di berbagai negara, membuka acara dengan presentasi yang menggugah. Beliau membahas tentang esensi transformative learning, menyoroti pentingnya pengalaman belajar yang mampu mengubah cara berpikir, nilai, dan sikap individu. Rossi menekankan bahwa pendidikan perlu berfokus pada pengembangan potensi diri secara holistik, bukan hanya sekadar penguasaan materi pelajaran.

Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A, seorang dosen dan peneliti di bidang pendidikan di Indonesia, menyampaikan pandangannya tentang penerapan transformative learning dalam konteks pendidikan nasional. Dalam presentasinya, Prof. Eko membahas tantangan dan peluang dalam menerapkan konsep tersebut di Indonesia, serta strategi untuk mengoptimalkan potensi transformative learning dalam meningkatkan mutu pendidikan di Tanah Air. Setelah sesi presentasi, acara dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara kedua narasumber dan peserta acara. Diskusi ini memungkinkan para peserta untuk bertanya, berbagi pengalaman, dan mendiskusikan berbagai isu terkait transformative learning.

Dekan FIP UNESA, Prof. Dr. Mochamad Nursalim, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi kedua narasumber dalam memperkaya wawasan dan pemahaman para peserta acara tentang transformative learning. Beliau juga menegaskan komitmen FIP UNESA dalam terus mengembangkan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman. Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh civitas akademika FIP UNESA dan para pendidik di Indonesia untuk terus mengembangkan dan menerapkan konsep transformative learning dalam praktik pendidikan sehari-hari, guna menciptakan lingkungan pembelajaran yang inspiratif dan berdampak positif bagi perkembangan peserta didik.