Hadapi Society 5.0 PGSD FIP UNESA Berkolaborasi dengan UPY Persiapkan Generasi Mendatang

fip.unesa.ac.id, SURABAYA- Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar adakan seminar nasional dengan tema “Peningkatan Paradigma Reflektif Kritis Berdasarkan Kearifan Lokal dan Wawasan Global Menuju Calon Guru SD yang BAIK (Berbudaya, Agamis, Inovatif dan Kreatif). Acara ini diadakan pada Senin, 13 Maret 2023 di Auditorium Gedung O5 lantai 3 Fakultas Ilmu Pendidikan yang dimoderatori oleh Dr. Hitta Alfi Muhimmah, M.Pd. 

Acara ini dibuka oleh Koordinator Prodi PGSD Universitas PGRI Yogyakarta Danuri, S.Pd.Si., M.Pd. Ia mengucapkan ucapan terima kasih atas kerjasama yang dijalankan UNESA dan UPY. Dilanjutkan sambutan Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Dr. Budi Purwoko S.Pd., M.Pd.

Dr. Dhiniaty Gularso, S.Si., M.Pd. dari UPY mengatakan bahwa society 5.0 menjadikan masyarakat terintegrasi di dunia nyata dan maya. “Tantangan peserta didik di era society 5.0 yang susah di atur, serba instan, egois, malas dan susah bersosialisasi dengan orang tua adalah dampak society 5.0” paparnya.

Ia berpesan agar kita sebagai calon orang tua nantinya mengayomi dan menyayangi anak, tidak menjadikan anak sebagai aset dan mengeksploitasinya. Apabila anak Bahagia, maka orangtua Bahagia, masyarakat Bahagia, negara dan bangsa Bahagia, sehingga dunia damai sejahtera.

Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Unesa Neni Mariana, S.Pd., M.Si., Ph.D. menyoroti paradigma keilmuan, global-lokal perspektif, kompetensi guru SD, dan kaitannya terkait BAIK (Berbudaya, Agamis, Inovatif, dan Kreatif). Ditengah-tengah materi, Neni Mariana menyelipkan pantun matematika untuk menarik perhatian audiens yang berbunyi, “Bangun ruang bangun datar, hanya terpaut satu dimensi. Diawali dengan seminar, PGSD UNESA dan UPY berkolaborasi.”

“Sebagai seorang calon guru, kita harus bisa mengenali lingkungan dan latar belakang murid kita. Sehingga kita tau pendekatan yang bagaimana yang harus kita lakukan, untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan.” Pesannya.

“Untuk menjadi guru SD yang baik, perlu mengelaborasi antara dua hal, yaitu lokal wisdom dan perspektif global dengan mengawinkan 4 kompetensi pendidik yang BAIK (Berbudaya, Agamis, Inovatif, dan Kreatif)” simpul moderator menutup seminar nasional kali ini.

 

Penulis : Fadilla dan Nelly