fip.unesa.ac.id., Surabaya – Program Doktor (S3) Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (S3 TP FIP UNESA) menggelar ujian terbuka disertasi promovendus Ahmad Hatip pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Lantai 2 FIP UNESA Kampus Lidah Wetan.
Dalam ujian terbuka tersebut, Ahmad Hatip mempresentasikan disertasi berjudul “Pengaruh Model Case-Based Collaborative Learning dan Number Sense terhadap Keterampilan Kolaboratif, Berpikir Kritis, dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMK.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemahiran matematika siswa, di mana hanya sekitar 18 persen peserta didik yang mampu mencapai level 2 kemahiran matematika. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kemampuan siswa dalam merancang model serta strategi penyelesaian masalah matematika.
Disertasi ini menawarkan solusi melalui penerapan model pembelajaran Case-Based Collaborative Learning (CBCL) yang berorientasi pada student-centered learning, bersifat konstruktivistik, berbasis kasus, serta menekankan kerja kolaboratif. Pendekatan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan kolaboratif, kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Selain model pembelajaran, penelitian ini juga menegaskan pentingnya number sense sebagai salah satu kondisi belajar yang memengaruhi keberhasilan pemecahan masalah.

Berdasarkan sembilan rumusan masalah yang diajukan, promovendus menyampaikan bahwa seluruh hipotesis penelitian terbukti. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan model CBCL terhadap keterampilan kolaboratif, kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMK. Selain itu, number sense juga terbukti berpengaruh terhadap ketiga kemampuan tersebut. Penelitian ini turut menemukan adanya interaksi antara model CBCL dan number sense dalam meningkatkan keterampilan kolaboratif, berpikir kritis, serta kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
Ujian terbuka ini menghadirkan tim penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Budi Purwoko, S.Pd., M.Pd. (Ketua Penguji), Prof. Dr. Mustaji, M.Pd. (Promotor I), Dr. Fajar Arianto, S.Pd., M.Pd. (Promotor II), Dr. H. Lamijan Hadi Susamo, M.Pd., Dr. H. Andi Mariono, M.Pd., Dr. Utari Dewi, S.Sn., M.Pd., serta Prof. Dr. I Gede Wawan Sudatha, S.Pd., ST., M.Pd. sebagai penguji eksternal dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Bali.
Berdasarkan hasil ujian terbuka, Ahmad Hatip memperoleh nilai akhir 3,56 dengan predikat sangat memuaskan dan dinyatakan lulus sebagai doktor ke-153 pada Program Doktor S3 Teknologi Pendidikan FIP UNESA.
Penulis: Dede Rahayu Adiningtyas (PGSD)
Editor: Nelly Najwa (PGSD)