fip.unesa.ac.id, SURABAYA – Dalam rangka memperingati bulan pendidikan 2026 Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melaksanakan kegiatan gebyar bulan pendidikan 2026 dengan tema “Semesta Bergerak Bersama, Transformasi Berdampak: Menuju Pendidikan Bermutu yang Tangguh, Inklusif, Adaptif, dan Inovatif”. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 02 Mei 2026 yang bertempat di lingkungan FIP UNESA.
Melalui kegiatan ini juga diselenggarakan upacara Hari Pendidikan Nasional, yang diikuti oleh seluruh sivitas akademika seluruh UNESA. Kegiatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan semangat dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan akademik yang unggul, inklusif, dan berkarakter.
Pembukaan Gebyar Bulan Pendidikan FIP UNESA berlangsung meriah dengan dihadiri langsung oleh Rektor UNESA, Prof. Dr. Nur Hasan, M.Kes. Kegiatan diawali dengan penampilan tarian kuda lumping sebagai bentuk penyambutan sekaligus dilanjutkan dengan penampilan tarian Reog Singo Brawito oleh mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), yang disaksikan oleh seluruh peserta Gebyar Bulan Pendidikan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan sekaligus Launching Gelar Karya dan Peresmian Auditorium O5, Outdoor Co-Working Space serta Lobi FIP UNESA oleh rektor UNESA yang kerap disapa Cak Hasan dengan di tandai dengan pemotongan pita ungu. Selain itu, Cak Hasan berkeliling Gedung FIP untuk meninjau stand-stand Gelar Karya Bulan Pendidikan yang menampilkan berbagai hasil karya dari masing-masing program studi, sebagai wujud kreativitas dan inovasi mahasiswa.

Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan diselenggarakannya jalan sehat dan donor darah. Antusiasme peserta terlihat sejak mengikuti senam bersama sebelum kegiatan jalan sehat dimulai. Meski kegiatan berlangsung menjelang siang dengan cuaca yang cukup panas, para peserta tetap menunjukkan semangat dan kebersamaan hingga seluruh rangkaian acara berakhir. Di sisi lain, kegiatan donor darah juga diikuti oleh beberapa dosen dan mahasiswa. Partisipasi ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus bentuk kontribusi nyata dalam membantu sesama.
Selain kegiatan kebersamaan tersebut, agenda utama yang menjadi sorotan adalah serah terima karya berdampak kepada mitra sekolah. Penyerahan dilakukan oleh Cak Hasan didampingi Dekan FIP UNESA, Prof. Dr. Mochamad Nursalim, M.Si., serta jajaran pimpinan lainnya. Kegiatan ini mencerminkan kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang aplikatif di lapangan.
Lebih lanjut, kegiatan juga diisi dengan serah terima buku Nilai dan Budaya serta peluncuran buku kebangsaan UNESA. Tiga buku yang diluncurkan meliputi Nilai dan Budaya Keunesaan, Geopolitik Global dan Pilar Pendidikan, serta buku yang mengangkat penguatan karakter dan nilai kebangsaan. Buku-buku tersebut diserahkan secara simbolis oleh Dekan FIP kepada Rektor UNESA sebagai bentuk kontribusi akademik dalam penguatan nilai dan budaya di lingkungan kampus.
Dalam sambutannya, Rektor UNESA menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai peluncuran buku yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional ini sebagai karya fundamental yang memiliki nilai strategis. “Ini keren, karena pada 02 Mei 2026 lahir karya fundamental berupa buku kebangsaan UNESA. Saya mengucapkan selamat kepada Dekan FIP dan seluruh tim. Ini menunjukkan bahwa FIP benar-benar keren,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa karya tersebut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga memiliki potensi besar dalam memperkuat nilai dan budaya akademik.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan serah terima karya berdampak kepada mitra sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar, pendidikan luar biasa, pendidikan nonformal, hingga sekolah menengah. Sejumlah mitra yang hadir antara lain Hima Kurniawan Arip Piyanto (Kepala SDN Kandangan), Iva Evry Robiyansah (Kepala SLBN Pandaan), Lita Kristiana (Think Indonesia Activity Center), Hadi Taufiqur Rahman (Plt. Kepala UPT SKB Kabupaten Gresik), Martha Enggal Ratnasari (Kepala TK At Taqwa 1), Dewi Purwanti (Kepala SMA Laboratorium UNESA), serta Asmali (Kepala SMAN 8 Surabaya).

Dekan FIP UNESA juga menyampaikan bahwa kegiatan Bulan Pendidikan bukan sekedar seremonial, tetapi momentum untuk menggerakkan kesadaran bersama akan pentingnya pendidikan. Ia juga menambahkan bahwa pendidikan harus dapat diakses oleh seluruh kalangan. Ia juga menambahkan bahwa pendidikan harus dapat diakses oleh semua kalangan, “Pembelajaran saat ini tidak lagi terbatas di dalam kelas, tetapi bisa berlangsung di mana saja dan harus menjangkau semua, termasuk masyarakat dengan kebutuhan khusus,” jelasnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, FIP UNESA juga menggelar Kunjungan Gelar Karya Berdampak yang berlangsung di Pendopo FIP UNESA. Kegiatan ini dihadiri oleh civitas akademika, Rektor UNESA, serta Dekan FIP yang meninjau langsung berbagai karya inovatif dari seluruh program studi di lingkungan FIP.
Dalam kesempatan ini, mahasiswa turut aktif dalam menyiapkan karya berdampaknya. Salah satu mahasiswa MP menyampaikan, “Persiapan yang dilakukan dadakan, tetapi kami tetap melakukan yang terbaik untuk gelar karya ini”,
Meski persiapan dilakukan dalam waktu yang terbatas, mahasiswa tetap berupaya memberikan hasil terbaik. Hal ini menunjukkan semangat dan komitmen dalam menghasilkan karya yang inovatif dan berdampak. Kegiatan ini pun menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperkenalkan hasil karyanya secara lebih luas sekaligus melatih kesiapan mereka dalam menghadapi dunia pendidikan yang dinamis.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, FIP UNESA berhasil menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata. Harapannya, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai ruang bagi mahasiswa untuk melahirkan karya-karya baru yang berdampak bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.
Penulis: Nabila Robina (PLB), Yesi Seha (TP), Ghisa Pramesti (PGSD), M. Danar Zila (BK), Rinjani Risna (MP)
Editor: Lina Nur Laili
Dokumentasi: Tim PIF