fip.unesa.ac.id, SURABAYA – Program studi Manajemen Pendidikan (MP) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan stadium general yang bertempat di Auditorium Gedung O5 Lantai 3 pada Senin, 27 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. (H.C.) H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd yang juga dikenal sebagai Gus Halim, sebagai narasumber utama yang membawakan materi bertema “Arsitektur Kebijakan Pendidikan: Menavigasi Realitas Politik, Mengelola Masa Depan Bangsa.”
Melalui sambutan sekaligus pembukaan acara, Dekan FIP UNESA, Prof. Dr. Muhammad Nursalim, M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta mendorong mahasiswa untuk aktif mengambil peran dalam pembangunan bangsa. Ia juga menekankan pentingnya kepercayaan diri mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan. “Jangan pernah merasa kecil sebagai mahasiswa. Dari ruang-ruang inilah lahir pemimpin dan perumus kebijakan masa depan,” ujarnya.
Prof. Dr. (H.C.) H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd., merupakan Dosen Prodi Manajemen Pendidikan yang memiliki berbagai pengalaman di bidang akademik dan pemerintahan. Pengalaman panjang tersebut menjadi landasan kuat dalam menyampaikan perspektif kebijakan pendidikan yang menyeluruh.
Dalam pemaparan materinya, ia menekankan bahwa pendidikan berkualitas dapat terwujud apabila visi besar didukung dan anggaran terealisasikan. “Kebijakan harus diambil dari masalah, bukan dari keinginan. Kalau kita tidak tahu masalahnya apa, lalu apa yang ingin kita pecahkan,” pungkasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kebijakan pendidikan tidak dapat dilepaskan dari dinamika politik yang mempengaruhi arah dan prioritas pembangunan. Oleh karena itu, para pemangku kepentingan dituntut untuk mampu menavigasi realitas politik tanpa mengabaikan tujuan utama pendidikan, yaitu mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan dan masyarakat dalam menciptakan sistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman sangat dibutuhkan. Disisi lain, ia juga menyinggung tantangan implementasi kebijakan yang kerap tidak selaras dengan kondisi di lapangan, serta perlunya konsistensi dalam kebijakan agar tidak mudah berubah seiring pergantian kepemimpinan.
Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa MP mampu memperluas wawasan dalam memahami dinamika kebijakan pendidikan. Selain itu, mahasiswa didorong untuk menjadi calon pemimpin yang kritis, adaptif, dan berintegritas. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Prodi MP dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
Penulis: Evelyn Salsabila Asmara (MP)
Editor: Lina Nur Laili (PLB)
Dokumentasi: Tim PIF