Seminar Kebangsaan FIP Unesa Perkuat Wawasan Mahasiswa di Era Geopolitik Global 

fip.unesa.ac.id SURABAYA – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan Seminar Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada Senin, 1 Juni 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom tersebut diikuti oleh mahasiswa FIP dan menjadi rangkaian penutup Bulan Pendidikan. Acara menghadirkan Prof. Dr. Budi Purwoko, S.Pd., M.Pd., Kolonel Dr. Munasita, M.Pd., serta Brigjen Pol. Dr. H. Nazirwan Adji Wibowo sebagai pemateri. 

Seminar Kebangsaan tersebut menghadirkan tiga perspektif dalam memperkuat NKRI di tengah dinamika global. Brigjen Pol. Dr. H. Nazirwan Adji Wibowo menekankan pentingnya penguatan ideologi Pancasila dan kolaborasi pentahelix untuk menghadapi ancaman kognitif, seperti polarisasi digital dan perang siber.

Selanjutnya, Kolonel Dr. Munasita, M.Pd. menyoroti peran perguruan tinggi sebagai inkubator solusi melalui konsep Smart Defense, kurikulum adaptif, dan Program Komponen Cadangan (Komcad) mahasiswa. Sementara itu, Prof. Dr. Budi Purwoko, S.Pd., M.Pd. mengulas posisi Indonesia dalam tatanan dunia pseudo-multipolar serta menegaskan pentingnya pendidikan sebagai investasi strategis untuk menghadapi ancaman nonmiliter abad ke-21. Sebagai langkah jangka panjang, beliau memperkenalkan Roadmap Sinergi Pendidikan dan Ketahanan Bangsa 2025–2045 menuju Indonesia Emas 2045.

Penyelenggaraan seminar ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, serta Kelembagaan yang Tangguh. Melalui penguatan literasi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor, kegiatan tersebut mendorong terciptanya sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi pembangunan nasional.

Selain itu, Brigjen Pol. Dr. H. Nazirwan Adji Wibowo menegaskan pentingnya kemampuan literasi bagi mahasiswa dalam menghadapi derasnya arus informasi. “Literasi itu untuk memilah mana yang fakta dan mana yang hoax. Mahasiswa/i memiliki peran yang sangat penting karena komunitas kalian yang mendominasi generasi ke depan. Kita bertugas untuk mengantar mahasiswa/i untuk memiliki ruang kritis dalam 2 sudut pandang,” ujarnya. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, penyerahan sertifikat kepada para pemateri, serta dokumentasi bersama seluruh peserta.

Penulis: Yesi Seha (TP)

Dokumentasi: Tim FIP

Editor: Lina Nur Laili