fip.unesa.ac.id, SURABAYA – Dalam rangka menyambut bulan pendidikan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (FIP UNESA) melaksanakan kegiatan Harfest Week FIP 2026, pada Senin, 20 April 2026 di lapangan belakang FIP. Acara yang menjadi ajang kompetisi sekaligus silaturahmi antar mahasiswa lintas program studi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen pembina, panitia pelaksana, serta ratusan mahasiswa peserta.
Acara dibuka dengan sambutan dari Prof. Dr. Mochamad Nursalim, M.Si,. yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan yang mengedepankan sportivitas dan kolaborasi. Ia berharap, meskipun kompetisi yang digelar bersifat sederhana dengan skala lapangan yang terbatas, semangat yang dibangun mampu melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi hingga tingkat nasional.
“Ini adalah langkah awal yang baik. Dari kegiatan kecil seperti ini, kita berharap akan muncul atlet-atlet unggul di masa depan,” ujarnya.
Tidak hanya itu, dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk dosen pembina dan panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan rangkaian acara. Kegiatan ini juga dirancang sebagai bagian dari pengembangan minat dan bakat mahasiswa, sekaligus menjadi pemanasan menuju event yang lebih besar di masa mendatang.

Setelah seremoni pembukaan resmi ditutup dengan doa, suasana langsung berubah menjadi lebih meriah. Para peserta dari berbagai program studi menunjukkan antusiasme tinggi saat sesi perkenalan tim dimulai. Sorak sorai terdengar dari masing-masing kelompok yang dengan bangga memperkenalkan identitas prodi mereka.
Pertandingan pertama yang paling dinanti pun akhirnya dimulai, mempertemukan tim dari Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) melawan Prodi Bimbingan Konseling (BK) dalam cabang permainan tradisional Gobak Sodor. Laga ini menjadi pembuka babak penyisihan yang akan berlangsung sengit.
Dalam teknis pertandingan, setiap tim terdiri dari lima pemain dengan durasi permainan 50 menit yang dibagi menjadi dua babak. Jika tidak ada poin yang tercipta, pertandingan akan dilanjutkan dengan tambahan waktu atau sistem penalti. Uniknya, dalam pertandingan ini juga melibatkan kolaborasi antara mahasiswa dan dosen sebagai bentuk kebersamaan lintas peran.
Meskipun panitia mengakui masih terdapat potensi kendala teknis mengingat ini merupakan edisi awal pelaksanaan, namun optimisme tetap tinggi bahwa kegiatan ini akan berjalan sukses hingga akhir.
Harfest Week FIP 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun solidaritas, sportifitas, dan semangat kebersamaan di lingkungan kampus. Dengan energi positif yang telah terlihat sejak pembukaan, kegiatan ini berpotensi menjadi salah satu agenda tahunan yang dinantikan.
Penulis: Nabila Robina (PLB)
Dokumentasi: Tim PIF FIP
Editor: Lina Nur Laili (PLB)