fip.unesa.ac.id, TIDORE – Dalam rangka memperkuat pemerataan layanan pendidikan berkualitas, pemerintah melalui Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) menjadikan Kota Tidore Kepulauan menjadi salah satu dari 17 lokasi pelaksanaan program tersebut di Indonesia.
Pada tahap awal, SNT di Kota Tidore Kepulauan menyelenggarakan pendidikan pada jenjang SMP dan SMA. Masing-masing jenjang memiliki dua rombongan belajar. Kehadiran SNT di wilayah kepulauan menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak hanya berpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) pada tujuan 4, yaitu menjamin pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas serta menyediakan kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua. Melalui SNT, pemerintah berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan pengetahuan, keterampilan, karakter, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi peserta didik.
Melalui program ini diharapkan menjadi model penyelenggaraan pendidikan yang mengintegrasikan penguatan sarana dan prasarana, kualitas sumber daya manusia, serta proses pembelajaran yang inovatif. Dengan dukungan tersebut, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing pada tingkat nasional maupun global.
Untuk mendukung pelaksanaan program, pemerintah melibatkan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dipercaya sebagai salah satu LPTK yang bertanggung jawab menyiapkan dan mendampingi Tenaga Pendamping Pembelajaran (TPP).
Para TPP dipilih melalui proses seleksi dengan persyaratan akademik dan profesional. Persyaratan tersebut meliputi indeks prestasi kumulatif minimal 3,25, memiliki sertifikat pendidik sesuai bidang studi, dan berusia maksimal 32 tahun. Selain itu, calon TPP harus memiliki motivasi, kemampuan beradaptasi, serta semangat berinovasi dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran di sekolah.
Pelaksanaan Program SNT oleh LPTK UNESA dipimpin oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNESA, Prof. Dr. Mochamad Nursalim, M.Si., selaku ketua tim. Pendampingan di Kabupaten Kupang dikoordinasikan oleh Prof. Dr. Andi Kristanto, S.Pd., M.Pd., sedangkan pelaksanaan di Kota Tidore Kepulauan dikoordinasikan oleh Dr. Kartika Rinakit Adhe, S.Pd., M.Pd.
Keberhasilan Program SNT membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, LPTK, kepala sekolah, guru, TPP, orang tua, dan masyarakat. Setiap pihak memiliki peran penting dalam memastikan program ini tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.
Kehadiran SNT di Kota Tidore Kepulauan membawa harapan baru bagi pemerataan pendidikan di wilayah kepulauan. Program ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menghadirkan pendidikan berkualitas bagi setiap anak Indonesia sekaligus menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Penulis: Dr. Yes Matheos Lasarus Malaikosa, M.Pd.
Editor : Lina Nur Laili (PLB)
