Memuat halaman...

FIP UNESA

S3 Manajemen Pendidikan UNESA Kembali Melahirkan Doktor Baru Lewat Program “Aku Suka Baca”

Senin, 6 Juli 2026

S3 Manajemen Pendidikan UNESA Kembali Melahirkan Doktor Baru Lewat Program “Aku Suka Baca”

fip.unesa.ac.id, SURABAYA – S3 Manajemen Pendidikan (MP) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menggelar Sidang Disertasi Terbuka dengan Promovenda Ida Farida dengan juduL “Pengembangan Gerakan Literasi Sekolah Melalui Pengelolaan Program Aku Suka Baca Dalam Upaya Menumbuhkan Kebiasaan Membaca Siswa TK/RA”. Sidang dilakukan di ruang Auditorium FIP O1 lantai 2 Unesa Lidah Wetan pada Senin, 6 Juli 2026. 

Sidang dipimpin dan dibuka langsung oleh Dekan FIP Prof. Dr. Mochamad Nursalim, M.Si. selaku Ketua Sidang, Dr. Nunuk Hariyati, S.Pd., M.Pd.,  Prof. Dr. Yatim Riyanto, M.Pd., Dr. Amrozi Khamidi, S.Pd., M.Pd., sebagai penguji dan Prof. Dr. Suryadi selaku penguji eksternal. Keberhasilan Ida Farida dalam menyelesaikan studi doktoral juga tidak terlepas dari pendampingan Prof. Dr. Rusijono, M.Pd., selaku Promotor dan Dr. Karwanto, M.Pd., selaku Co-Promotor.

Rendahnya tingkat literasi nasional menjadi dasar utama adanya program "Aku Suka Baca". Pemetaan budaya membaca sangat memprihatinkan karena 85% provinsi di Indonesia masuk dalam kategori rendah. Selain itu, implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) selama ini lebih berfokus pada jenjang SD hingga SMA, sehingga TK/RA belum memiliki model literasi yang terstruktur dan sesuai karakteristik anak usia dini. Praktik literasi di lapangan juga dinilai belum optimal karena kurang melibatkan orang tua dan belum dikelola dengan sistem manajemen program yang sistematis.

Berdasarkan hasil akhir penelitian, model pengelolaan program "Aku Suka Baca" dinyatakan sebagai model yang valid, praktis, dan efektif untuk diterapkan pada jenjang TK/RA. Model Gerakan Literasi Sekolah berbasis Family Literacy ini meraih tingkat validitas ahli yang sangat tinggi sebesar 91,9% Sangat Layak

Program ini juga dilengkapi perangkat operasional utuh, dari panduan guru dan orang tua, SOP, hingga instrumen monitoring. Dalam pelaksanaannya, program ini terbukti berjalan sistematis dan kolaboratif melalui integrasi fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) yang melibatkan pembagian tugas jelas antara kepala sekolah, guru, dan orang tua. 

Pada akhirnya, temuan ini menegaskan bahwa kolaborasi erat antara pihak sekolah dan orang tua melalui pendampingan membaca di rumah merupakan kunci utama. Apabila semakin tinggi keterlibatan orang tua, maka semakin kuat pula kebiasaan membaca yang terbentuk pada anak usia dini. 

Melalui sidang terbuka ini, Ida Farida dinyatakan lulus dengan nilai disertasi A dan berhak menyandang gelar Doktor dalam Program Studi S3 Manajemen Pendidikan dengan predikat Sangat Memuaskan 

Di akhir prosesi sidang, Prof. Dr. Rusijono, M.Pd., selaku Promotor memberikan wejangan sebagai bekal pelepasan bagi promovenda yang kini resmi menyandang gelar doktor. “ilmu itu ibarat binatang buruan, maka ikatlah binatang buruan mu itu, dan cara mengikatnya adalah dengan menulis atau berkarya,” jelasnya. Ia berharap agar seluruh karya akademis yang diciptakan Ida Farida dapat menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir tanpa putus. 

Sebagai penutup, Ida Farida membacakan sebuah puisi bertajuk "The Reading Mother". Puisi tersebut menyampaikan pesan mendalam bagi para orang tua. “Kamu mungkin saja punya kekayaan berlimpah ruah, peti-peti perhiasan, dan pundi-pundi emas. Namun, kamu tidak akan bisa melebihi kekayaanku karena aku punya ibu yang selalu membacakanku buku.” Ucapnya. 

Penulis: Rinjani Risna Arum (MP)

Editor: Lina Nur Laili (PLB)

Share