Raih Gelar Doktor ke-159 TP UNESA, Jarot Suseno Angkat Model Pembelajaran GOALS

fip.unesa.ac.id, SURABAYA – Program Doktor Teknologi Pendidikan (TP) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNESA menggelar ujian terbuka disertasi promovendus Jarot Suseno pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan itu berlangsung di Auditorium Lantai 2 FIP UNESA Kampus Lidah Wetan.

Dalam ujian tersebut, Jarot Suseno mempresentasikan disertasi berjudul “Pengembangan Model Pembelajaran Generating Online and Active Learning Systems pada Pembelajaran Proyek IPAS untuk Meningkatkan Problem Solving Siswa Kejuruan di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung.”

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dominannya pembelajaran teacher centered yang dinilai belum kontekstual dalam proses belajar mengajar. Kondisi tersebut terbukti pada capaian literasi dan numerasi Indonesia dalam hasil PISA 2022 yang diinisiasi oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang masih tergolong rendah. Selain itu, keterbatasan sumber daya dan lingkungan belajar juga dinilai belum mampu melibatkan seluruh komponen pembelajaran secara optimal.

Jarot Suseno juga menyoroti kemampuan problem solving siswa kejuruan yang masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu serta capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2025, kemampuan pemecahan masalah siswa masih berada pada kategori kurang. Berangkat dari persoalan tersebut, penelitian dilakukan menggunakan metode Research and Development (R&D) untuk mengembangkan model pembelajaran yang lebih adaptif terhadap kebutuhan siswa kejuruan.

Melalui penelitiannya, Jarot mengembangkan model pembelajaran GOALS (Generating Online and Active Learning Systems) yang diterapkan pada mata pelajaran proyek IPAS, khususnya materi energi dan perubahannya untuk siswa kelas X. Model tersebut dirancang agar pembelajaran menjadi lebih aktif, kontekstual, dan mampu meningkatkan kompetensi problem solving peserta didik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran GOALS yang dikembangkan termasuk valid secara isi dan konstruk, praktis digunakan dalam pembelajaran, serta cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Produk penelitian yang dihasilkan meliputi buku model pembelajaran GOALS, modul ajar berorientasi model GOALS, serta instrumen tes kompetensi problem solving untuk mata pelajaran proyek IPAS.

Selain itu, model GOALS direkomendasikan untuk diujicobakan pada aspek lain dalam proyek IPAS, kompetensi berbeda, maupun mata pelajaran kejuruan lainnya. Pengembangannya juga dapat disesuaikan dengan karakteristik siswa, sumber daya belajar, serta perkembangan teknologi pembelajaran.

Pada akhir ujian terbuka, Jarot Suseno dinyatakan lulus dengan nilai disertasi 87,48 dan IPK 3,92. Capaian tersebut sekaligus mengantarkannya menjadi doktor ke-159 Program Studi Teknologi Pendidikan UNESA.

Penulis: Ghisa Maulina Ayudya Pramesti (PGSD)

Editor: Chantika Toti Yuliandani (PGSD)