fip.unesa.ac.id, SURABAYA – Program Studi Pendidikan Luar Biasa (PLB) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (FIP UNESA) menyelenggarakan guest lecture dengan judul “Hands-on Training: Pembelajaran Inklusif, Pengenalan Pendekatan TEACCH untuk Mendukung Pembelajaran Siswa Autis”.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menjawab kebingungan terkait pemenuhan kebutuhan peserta didik dengan ASD (Autism Spectrum Disorder) dalam layanan pembelajaran maupun terapi. Melalui kegiatan ini, PLB menghadirkan penyampaian materi yang disertai dengan praktik penggunaan media secara langsung, seperti pemanfaatan visual support sebagai contoh penerapan strategi pembelajaran.
Dengan mendatangkan langsung pemateri yang sesuai dengan kepakarannya, PLB FIP UNESA berupaya menyediakan ruang bagi guru, calon guru, dan terapis untuk memperdalam pemahaman serta keterampilan dalam menangani anak dengan ASD.

M. Nurul Ashar, S.Pd., M.Ed., selaku pemateri menyampaikan mengenai perkembangan mutakhir terkait autisme, mulai dari kriteria diagnosis, level kebutuhan dukungan, hingga pendekatan pembelajaran berbasis bukti (evidence-based practices). Ia menjelaskan bahwa ASD ditandai dengan defisit dalam komunikasi dan interaksi sosial serta adanya pola perilaku yang terbatas dan repetitif yang muncul sejak masa perkembangan awal serta berdampak pada fungsi sehari-hari.
Lebih lanjut, ia juga memaparkan pendekatan TEACCH (Treatment and Education of Autistic and related Communication-handicapped Children) sebagai salah satu model pembelajaran terstruktur yang menyesuaikan lingkungan belajar dengan cara berpikir individu ASD. Pendekatan ini menekankan penggunaan struktur lingkungan fisik, jadwal visual, tugas terstruktur, serta struktur visual untuk membantu peserta didik memahami aktivitas yang harus dilakukan, cara melaksanakannya, dan waktu penyelesaiannya sehingga dapat meningkatkan kemandirian dan mengurangi kecemasan belajar.
Terakhir, Koordinator Program Studi PLB FIP UNESA, Khifidotur Rofiah, M.Pd., Ph.D., menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan ini, Prodi PLB dapat kembali mengidentifikasi kebutuhan para guru dalam meningkatkan layanan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Dengan demikian, PLB dapat memfasilitasi kebutuhan tersebut melalui penyelenggaraan pelatihan-pelatihan yang relevan dan berkelanjutan.
Penulis: Lina Nur Laili (PLB)
Editor: Fadillah (PGSD)