Memuat halaman...

FIP UNESA

Perkuat Kompetensi Akademik dan Global, Prodi Pendidikan Non Formal FIP UNESA Bekali Mahasiswa Kiat Hadapi TOEFL 

Rabu, 26 Agustus 2026

Perkuat Kompetensi Akademik dan Global, Prodi Pendidikan Non Formal FIP UNESA Bekali Mahasiswa Kiat Hadapi TOEFL 

 

fip.unesa.ac.id, SURABAYA - Program Studi S-1 Pendidikan Non Formal (PNF) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (FIP UNESA) menyelenggarakan kuliah tamu guna meningkatkan kemampuan TOEFL di bidang akademik dan global. Acara berlangsung pada Rabu, 25 Agustus 2026 di Auditorium O1 Lantai 2 FIP UNESA dengan menghadirkan narasumber dari Westminster University in Tashkent, Uzbekistan yaitu Erkinova Sevinch Jamshidovna.

Acara dibuka oleh Koordinator program studi S1 Pendidikan Non Formal, Dr. Rivo Nugroho, S.Pd., M.Pd. dan dilanjutkan pemaparan materi tentang strategi meningkatkan skor TOEFL, Teknik belajar TOEFL yang efektif, dan persiapan yang harus dilakukan sebelum melaksanakan tes TOEFL. Adapun audiens dalam acara ini yaitu mahasiswa kelas internasional prodi Pendidikan Non Formal (Kelas 2026 A), perwakilan mahasiswa angkatan 2026 dari setiap kelas, dan sejumlah dosen PNF FIP UNESA.

Dalam penyampaian materinya, Erkinova Sevinch menyampaikan bahwa tes TOEFL sebenarnya memiliki keterakaitan yang erat dengan kegiatan sehari-hari kita dan yang dinilai atau diukur dalam tes ini meliputi aktivitas berbicara dengan susunan kalimat yang mudah dipahami (Speaking and Grammar), mendengarkan musik atau percakapan di beberapa situasi (Listening), dan membaca berbagai sumber bacaan seperti buku, majalah, koran, ataupun website (Reading). Sehingga dalam mempelajari ketiganya, kita tinggal menerapkan kebiasaan berlatih, menganalisis dan evaluasi, serta mereview dari apa yang sudah dipelajari sebelumnya.

Ia menekankan bahwa setiap mahasiswa yang belajar bahasa Inggris terkadang membutuhkan motivasi untuk meningkatkan kepercayaan dirinya serta dukungan yang baik guna mendorong dan meyakinkan mereka bahwa belajar bahasa itu mudah, bukan hal yang rumit. Selanjutnya, ia memberikan kesan dan pesan saat mengisi materi TOEFL Preparation bersama mahasiswa PNF FIP UNESA.

“Saya mendapatkan inspirasi dari mereka yang penuh energi dan antusias, kini saya pun merasa bersemangat berkat mereka. Ketika saya membahas soal TOEFL, saya melihat mereka sangat senang, dan saya berharap mereka bisa mendapatkan jawaban yang memuaskan atas pertanyaan mereka. Pesan saya, teruslah belajar dan tetap semangat meningkatkan kemampuan berbahasa inggris,” terangnya.

Inspirasi dan semangat belajar berbahasa Inggris juga turut dirasakan oleh Nabila Emilia Putri, salah satu mahasiswa kelas internasional angkatan 2026 mengungkapkan bahwa kegiatan hari ini sangat seru dan ia mendapatkan insight bahwa belajar bahasa Inggris tidak hanya dari buku dan mengikuti tes, tetapi bisa dimulai dari hobi kita sehari-hari seperti menonton film, mendengarkan podcast berbahasa Inggris, dan menulis dairy dengan bahasa Inggris.

“Harapannya, teman-teman bisa mempraktikkan kiat-kita menghadapi test TOEFL dan selalu semangat untuk belajar berbahasa Inggris setiap harinya. Temukan hal yang kalian sukai dan asah terus potensi diri kalian,” pungkasnya.

 

Penulis           : ChantikaToti Yuliandani (PGSD)

Editor             : Dede Rahayu Adiningtyas (PGSD)

Dokumentasi : TIM PIF 

Share