Memuat halaman...

FIP UNESA

Melalui Studi Kasus Dua Sekolah, Aris Setiawan Raih Gelar Doktor di FIP UNESA Usai Kupas Manajemen Pembelajaran Deep Learning

Senin, 15 Juni 2026

Melalui Studi Kasus Dua Sekolah, Aris Setiawan Raih Gelar Doktor di FIP UNESA Usai Kupas Manajemen Pembelajaran Deep Learning

fip.unesa.ac.id SURABAYA — Program Studi S3 Manajemen Pendidikan (MP) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sukses menggelar Sidang Terbuka dalam rangka ujian doktor pada Senin, 15 Juni 2026. Ujian yang berlangsung khidmat tersebut bertempat di Aula Gedung O1 Lantai 2, Kampus UNESA Lidah Wetan, Surabaya. Dalam sidang terbuka kali ini, promovendus Aris Setiawan berhasil mempertahankan disertasi mutakhirnya yang berjudul "Implementasi Manajemen Pembelajaran dengan Pendekatan Deep Learning (Studi Kasus Multi Situs di SMPN 1 Gedangan dan SMPN 4 Sidoarjo)" di hadapan dewan penguji, promotor, dan para hadirin.  

Riset mendalam yang diangkat oleh Aris Setiawan dilatarbelakangi oleh fenomena di lapangan di mana implementasi pembelajaran dengan pendekatan deep learning terkesan dilakukan secara terburu-buru, ditambah mayoritas guru yang belum sepenuhnya menguasai pendekatan ini dan masih terjebak pada metode konvensional. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi kasus multi situs, promovendus membedah secara komprehensif aspek perencanaan, pelaksanaan, faktor penghambat dan pendukung, evaluasi, hingga strategi kepala sekolah dalam memonitor pembelajaran tersebut.  

Sidang akademik tertinggi ini dipimpin langsung oleh Dekan FIP UNESA, Prof. Dr. Mochamad Nursalim, M.Si., yang bertindak sebagai Ketua Sidang, didampingi oleh Prof. Dr. Andi Kristanto, S.Pd., M.Pd. selaku Sekretaris Sidang. Kesuksesan promovendus dalam menyelesaikan studi ini tidak lepas dari bimbingan intensif tim promotor yang terdiri dari Prof. Dr. Yatim Riyanto, M.Pd. selaku Promotor dan Dr. Nunuk Hariyati, S.Pd., M.Pd. selaku Co-Promotor. Pengujian terhadap penguasaan materi riset dilakukan secara kritis oleh dewan penguji yang diisi oleh para pakar, antara lain Prof. Dr. Drs. Gunarti Dwi Lestari, M.Si., Dr. Amrozi Khamidi, S.Pd., M.Pd., Dr. Karwanto, M.Pd., serta menghadirkan Prof. Aminul Wakhid, S.Pd., M.Ed., Ph.D. selaku Penguji Eksternal.  

Berdasarkan hasil temuan ilmiah risetnya, Dr. Aris Setiawan memberikan rekomendasi praktis berupa implikasi bagi kepala sekolah untuk berperan sebagai pemimpin transformasional dengan mengalokasikan anggaran reorientasi infrastruktur digital yang fleksibel. Selain itu, ia menekankan pentingnya guru bertransformasi menjadi aktivator kelas melalui teknik scaffolding dan pemanfaatan komunitas belajar, serta mendorong Dinas Pendidikan untuk memberikan fleksibilitas kurikulum. Dengan diraihnya gelar doktor ke-120 ini, FIP UNESA kembali membuktikan komitmen berkelanjutannya dalam melahirkan pemikir dan akademisi unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata serta solutif bagi kemajuan dan transformasi mutu pendidikan nasional.

Penulis: Dyah Ayu Hardiyanti

Editor: Lina Nur Laili

Share