fip.unesa.ac.id, SURABAYA - Gelaran Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (FIP UNESA) telah memasuki hari terakhir, tepatnya pada Jumat, 21 Agustus 2026 di Halaman Rektorat Unesa dan Masterplan FIP UNESA.
Sebagai pembuka rangkaian acara Inagurasi Garda Muda Dewantara, sekitar 1.600 mahasiswa baru FIP UNESA menampilkan papermob 13 formasi di halaman Rektorat Unesa. Selanjutnya, bergeser di Masterplan FIP UNESA, mahasiswa baru dikukuhkan secara resmi oleh Prof. Dr. Budi Purwoko, M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Pendidikan,Kemahasiswaan, Alumni serta Prof. Dr. Andi Kristanto, M.Pd. selaku Wakil Dekan bidang Umum dan Keuangan FIP UNESA.
Berikutnya terdapat peresmian mahasiswa kelas internasional yang tersebar di tujuh prodi selingkung FIP UNESA dengan rincian : 28 orang prodi Bimbingan dan Konseling, 27 orang prodi Manajemen Pendidikan, 27 orang prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 25 orang prodi Pendidikan Guru-Pendidikan Anak Usia Dini, 27 orang prodi Pendidikan Khusus, 27 orang prodi Pendidikan Non Formal, serta 35 orang prodi Teknologi Pendidikan. Sehingga total keseluruhan mahasiswa kelas internasional FIP UNESA sebanyak 196 orang.
Melalui program Internasional, mahasiswa mendapatkan berbagai prioritas dan kesempatan untuk mengembangkan pengalaman akademik maupun nonakademik bertaraf internasional. Program tersebut dirancang untuk membuka akses mahasiswa terhadap pengalaman belajar lintas negara, jejaring global, serta praktik pendidikan yang lebih luas.
“Mahasiswa kelas internasional mendapatkan prioritas dalam program student exchange ke berbagai negara, seperti Jeddah, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan negara lainnya. Selain itu, mereka juga didorong untuk mengikuti guest lecturer bersama akademisi internasional, volunteer internasional, hingga PLP internasional,” terang Ricky Setiawan, S.Pd., M.Ed.
Adapun penghargaan bagi program studi diberikan dalam sejumlah kategori, yakni Prodi Terbaik kepada Teknologi Pendidikan (TP), Prodi Teraktif kepada Pendidikan Khusus (PKh), Prodi Terkompak kepada Bimbingan dan Konseling (BK), Prodi Terdisiplin kepada PGPAUD, Prodi Terheboh kepada Manajemen Pendidikan (MP), Prodi Tersolid kepada Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta Prodi Terantusias kepada Pendidikan Non Formal (PNF).
Momentum hari terakhir PKKMB FIP UNESA juga diisi dengan pemberian apresiasi kepada mahasiswa baru dan program studi. Kelompok 29 Samaratungga ditetapkan sebagai kelompok terbaik.
Sementara itu, maba putri teraktif diraih oleh Nabila Emilia Putri dari kelompok 36 Ken Dedes, sedangkan maba putra teraktif diraih oleh Rafi Ahmad Maulana dari kelompok 1 Airlangga.
Sebagai salah satu mahasiswa baru yang dinobatkan teraktif, Rafi Ahmad Maulana menyampaikan bahwa untuk menjadi peserta yang aktif selama PKKMB, mahasiswa perlu menyimak materi dengan baik, berani bertanya ketika terdapat hal yang belum dipahami, serta menumbuhkan rasa ingin tahu. Ia juga mengajak mahasiswa baru untuk keluar dari zona nyaman agar terus berkembang selama menjalani perkuliahan.
Penulis: Chantika Toti Yuliandani (PGSD) & Moh. Danar Z.S (BK)
Editor: Dede Rahayu (PGSD)
Dokumentasi: TIM PIF
