fip.unesa.ac.id, SURABAYA – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus memperkuat budaya integritas di lingkungan kampus melalui kegiatan Sosialisasi Zona Integritas (ZI) bagi organisasi mahasiswa (Ormawa) FIP UNESA. Bertempat di Ruang Sidang 01 Gedung 14.1 PP UNESA, pada Rabu, 29 April 2026 pukul 15.00 dengan melibatkan perwakilan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan.
Kegiatan ini menghadirkan Wakil Dekan Bidang II FIP UNESA, Prof. Dr. Andi Kristanto, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan pentingnya pembangunan Zona Integritas sebagai langkah nyata menuju pelayanan akademik dan non-akademik yang profesional, transparan, serta bebas dari praktik gratifikasi.
Dalam penyampaiannya, Ia menegaskan bahwa FIP UNESA terus melakukan pembenahan secara bertahap demi meningkatkan kualitas layanan kepada mahasiswa maupun civitas akademika lainnya.
“FIP secara bertahap selalu berbenah, baik dalam layanan akademik maupun non-akademik,” ungkapnya.
Salah satu poin utama yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah larangan pemberian dalam bentuk apa pun kepada dosen maupun tenaga kependidikan saat sidang skripsi, tesis, disertasi, maupun ketika menerima layanan akademik lainnya di lingkungan FIP UNESA. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam menciptakan budaya pelayanan yang bersih dan berintegritas.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga diajak untuk berperan aktif dalam mengawal kualitas layanan kampus. Pihak fakultas membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk memberikan masukan terkait fasilitas yang tidak berfungsi, sarana prasarana yang perlu diperbaiki, maupun pelayanan yang dinilai lambat.
Masukan tersebut dapat disampaikan melalui kontak saran yang tersedia di masing-masing program studi, di depan ruang Unit Terpadu (UT), maupun melalui tautan digital yang telah ditempel di berbagai gedung lingkungan FIP UNESA.
Melalui sosialisasi ini, FIP UNESA berharap mahasiswa tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya kampus yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Kegiatan berlangsung dengan interaktif dan mendapat respons positif dari peserta Ormawa yang hadir. Diskusi terkait pelayanan kampus, transparansi birokrasi, hingga peningkatan fasilitas menjadi topik yang cukup banyak dibahas dalam forum tersebut.
Penulis: Nabila Robina (PLB)
Editor: Dede Rahayu Adiningtyas (PGSD)