fip.unesa.ac.id, 17 Nopember 2025 — Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (FIP UNESA) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola yang bersih dan profesional melalui penyelenggaraan kegiatan Penguatan Budaya Integritas pada Senin (17/11) di Ruang Sidang FIP UNESA. Kegiatan ini menjadi langkah nyata fakultas dalam mendukung implementasi Zona Integritas (ZI) sekaligus memperkuat nilai-nilai etika, transparansi, dan akuntabilitas di lingkungan kerja.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan fakultas, tim penggerak Zona Integritas, koordinator program studi, kepala unit layanan, serta tenaga kependidikan. Dalam sambutannya, Dekan FIP UNESA, Prof. Dr. Mochamad Nursalim, M.Si., menegaskan bahwa budaya integritas harus tumbuh dari kesadaran bersama, bukan sekadar kewajiban administratif. Ia menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak hanya diukur dari kelengkapan dokumen, tetapi dari konsistensi sikap dan perilaku seluruh sivitas akademika dalam memberikan layanan yang jujur, profesional, dan bertanggung jawab.
Pada sesi pemaparan, tim Zona Integritas menjelaskan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan fakultas, di antaranya penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP), peningkatan layanan berbasis digital untuk memperkuat transparansi, serta optimalisasi mekanisme pengaduan sebagai bentuk keterbukaan terhadap masukan masyarakat. Selain itu, dilakukan evaluasi capaian program sebelumnya guna memastikan setiap kebijakan berjalan efektif dan selaras dengan prinsip tata kelola yang baik (good governance).
Diskusi interaktif menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Setiap unit kerja diberi kesempatan untuk menyampaikan praktik baik yang telah diterapkan serta kendala yang dihadapi dalam membangun budaya integritas. Forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus komitmen bersama untuk melakukan perbaikan berkelanjutan. Melalui dialog yang konstruktif, tercipta kesepahaman bahwa integritas bukan hanya tanggung jawab pimpinan, melainkan tanggung jawab seluruh elemen organisasi.
Melalui kegiatan penguatan ini, FIP UNESA menegaskan keseriusannya dalam mendukung pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan universitas. Budaya integritas diharapkan menjadi karakter institusi yang melekat dalam setiap aktivitas akademik dan administrasi. Dengan komitmen kolektif serta penguatan sistem yang berkelanjutan, FIP UNESA optimistis dapat menghadirkan layanan pendidikan yang bersih, profesional, dan terpercaya bagi seluruh pemangku kepentingan.