fip.unesa.ac.id SURABAYA – Program Studi S-1 Bimbingan dan Konseling (BK), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan kuliah umum berskala internasional bertajuk “International Practitioner Teaching”. Acara yang mengusung tema “Theory and Practice of Postmodern Counseling” ini digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Jumat, 22 Mei 2026.
Kuliah umum ini bersifat wajib bagi mahasiswa S1 Bimbingan dan Konseling UNESA angkatan 2024. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali dengan pendekatan konseling kontemporer, secara spesifik membahas mengenai “Narrative & Strength-Based Therapy for Practice in Educational Institution to Support SDG 3 & 4”. Pendekatan ini diharapkan mampu mencetak calon konselor sekolah yang siap mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG), khususnya pada pilar Kehidupan Sehat dan Sejahtera (SDG 3) serta Pendidikan Berkualitas (SDG 4).
Acara dibuka dengan opening remarks dari Koordinator Program Studi S1-BK FIP UNESA Dr. Evi Winingsih, M.Pd. Untuk memberikan wawasan praktis yang komprehensif, UNESA menghadirkan pakar dan praktisi konseling internasional, Aziz Zulazmi, BSc, M. Couns., yang merupakan praktisi berpengalaman dengan rekam jejak global, di antaranya sebagai In-House Counsellor di Rayyan Baharin Clinic UBD, Visiting Mental Health Counsellor di Spring Health, Amerika Serikat, Mental Health Counsellor di Intellect, Singapura.
Kegiatan ini diberikan secara khusus bagi seluruh mahasiswa calon konselor masa depan dari UNESA. Melalui pengenalan terapi berbasis naratif dan kekuatan (strength-based), para peserta diharapkan tidak hanya menguasai teori di ruang kelas, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara nyata di institusi pendidikan tempat mereka mengabdi kelak.
Penulis: Dyah Ayu Hardiyanti (TP)
Editor: Lina Nur Laili (PLB)