Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Ajarkan Garda Muda Cinta Almamater dan Tanah Air


fip.unesa.ac.id – Surabaya Pasca kegiatan pembukaan PKKMB, Garda Muda Dewantara (sebutan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Pendidikan) beralih ke auditorium O5 untuk mengikuti serangkaian materi PKKMB. Materi pertama mengangkat materi tentang “Menumbuhkan Kesadaran Cinta Almamater Dalam Rangka Cinta Tanah Air dan Bela Negara”. Moderator pada materi pertama ini adalah Nailis Sa’adah Jurusan Manajemen Pendidikan Angkatan 2017.

Bertindak sebagai pemateri pertama adalah Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Dr. Mochammad Nursalim, M.Si. Dosen Jurusan Bimbingan Konseling ini menyampaikan sejarah, visi-misi, dan logo Universitas Negeri Surabaya. Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dahulunya bernama Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Surabaya, berdiri pada tahun 19 Desember1964, yang selanjutnya pada setiap tahunnya diperingati melalui kegiatan Dies Natalis. Visi misi Unesa yaitu unggul dalam kependidikan, kukuh dalam keilmuan; excelent in education, strong in science. Unesa memiliki semboyan growing with character, dengan memfokuskan pengembangan karakter bangsa ke arah yang lebih baik. Lima sasaran karakter yang menjadi fokus Unesa, yang lebih dikenal dengan idaman jelita, “iman, cerdas, mandiri, jujur, peduli, dan tangguh”.

Selain itu, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan juga mengarahkan mahasiswa agar mencintai almamater dan tanah air, serta menunjukkan bagaimana membela negara. Wujud cinta almamater tidak hanya ditunjukkan dengan menggunakan jas almamater Unesa, namun yang lebih penting bagaimana mahasiswa dapat mengangkat nama Unesa di kancah dunia dengan prestasi-prestasi yang didapatkan. Cinta tanah air dan bela negara juga perlu ditanamkan kepada diri mahasiswa, agar mahasiswa tidak terjerumus ke arah negatif, sehingga saat ini dan ke depannya tidak ada mahasiswa yang terjerumus menjadi teroris.