Obrolan Santai (OBRAS) Bersama Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Unesa

fip.unesa.ac.id – Surabaya Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kurikulum dan Teknologi Pendidikan (KTP) mengadakan acara OBRAS yang bertemakan “Bersama Kembangkan Potensi Mahasiswa TP Dengan Mengoptimalkan Intelektual dan Kreativitas” acara ini dilaksanakan pada 07 Mei 2019 di Gedung O4 Lt. 2 Ruang Kelas TP2017A. yang dihadiri oleh 55 peserta yang terdiri dari Seluruh dosen jurusan  KTP dan delegasi mahasiswa dari angkatan 2015 -2018.

Dalam acara ini terdapat 3 sambutan pembukaan yang berasal dari Fani Oktavianti selaku Ketua Pelaksana, Rizki Firman Ardiansyah selaku ketua HMJ-KTP, Andi Kristanto, S.Pd., M.Pd. selaku ketua jurusan KTP. acara berjalan dengan tepat serta sesuai rundown yang dibuat  dan sesuai tema yang diadakan.

Seleksi MTQ: Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan mengajak Mahasiswa menjadi Muslim yang Sejati

fip.unesa.ac.id – Surabaya, Bertemakan ‘Al- Qur’an sebagai Petunjuk, Penggerak Jiwa Muslim yang Sejati’, kegiatan Seleksi MTQ Jurusan KTP 2019 ini diadakan pada tanggal 9 April 2019 di Gedung  O4 Lantai 3 FIP Unesa. Dalam acara ini terdapat 3 jenis perlombaan, yaitu Fahmil Qur’an, Khottil Qur’an dan Tilawatil Qur’an. Acara ini diikuti oleh delegasi dari setiap kelas di Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan. Kegiatan ini dibuka oleh Emylia Ferlina sebagai Ketua Pelaksana Seleksi MTQ Jurusan KTP 2019, lalu dilanjut oleh Rizki Firman Ardiansyah selaku ketua HMJ-KTP dan pembukaan diakhiri oleh Ketua Jurusan KTP, Andi Kristanto, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh peserta sebanyak 28 orang dan 3 orang juri, yaitu 1) Ahmadun Najah, M.HI (Juri fahmil); 2) Citra Fitri Kholidya (Juri khottil Qur’an); 3) Utari Dewi, S.Sn., M.Pd (Juri tilawati Qur’an). Seluruh peserta seleksi sangat antusias selama acara berlangsung, tidak berakhir sampai situ, di ujung acara seleksi MTQ Jurusan ini juga diumumkan pemenang dari masing-masing lomba.

Lomba fahmil Qur’an dimenangkan oleh Ollyvia Arizka V, Shavyra Adinda S dan Fatimatuz Zahrah, selanjutnya lomba Tilawatil Qur’an dimenangkan oleh Sherli Juli Varadila (Juara 1) dan Achmad Tohari (Juara 2) dan lomba Khottil Qur’an dimenangkan oleh Mia Mega Fiana (Juara 1) dan Chumairotus Safira (Juara 2). Keberlangsungan acara Seleksi MTQ jurusan ini, para juri berharap acara ini bisa membawa manfaat bagi seluruh pesertanya.

Guna Meningkatkan Kualitas Kepengurusan Organisasi, HMJ-KTP Adakan Upgrading 2019

fip.unesa.ac.id – Surabaya, Berlangsung selama 2 hari 1 malam, HMJ KTP mengadakan Upgrading HMJ Kurikulum dan Teknologi Pendidikan (KTP) 2019 di di Villa Melati Desa Claket, Pacet, Kabupaten Mojokerto. Acara ini diikuti oleh 51 mahasiswa terdiri dari 36 orang anggota baru dan 15 orang anggota lama HMJ-KTP. Peserta berkumpul di FIP Unesa untuk berangkat bersama pukul 05.00 WIB dan tiba di villa pukul 07.00 WIB. Setibanya disana, acara langsung dibuka oleh Mega Hilda Tias Pratiwi selaku Ketua Pelaksana Upgrading HMJ-KTP 2019, dilanjutkan oleh Rizki Firman Ardiansyah selaku Ketua HMJ-KTP, Andi Kristanto, S.Pd., M.Pd. selaku Ketua Jurusan KTP dan Heryanto Susilo, S.Pd., M.Pd selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

Materi pertama disampaikan oleh Heryanto Susilo, S.Pd., M.Pd, tentang motivasi organisasi dan beberapa pemateri yang mengisi serangkaian acara upgrading HMJ KTP 2019 adalah 1) Andi Kristanto, S.Pd., M.Pd; 2) Ahmad Abdullah Zawawi; 3) Debi Agus Santoso dan Moh. Rizqi Hidayat; 5) Dominikus Priyo W dan M.Rasyadan R.F.T; 6) Ollyvia Arizka Virnanda dan Suryani Novytria Sari.

Tidak hanya materi tentang organisasi, acara hiburan berupa games juga tersaji diacara tersebut, yang bertujuan untuk mempererat keakraban antar anggota HMJ-KTP dan ada juga ‘Malam Pengharapan’ yang tujuannya agar kedepannya anggota HMJ KTP dapat berdedikasi tinggi dalam setiap tugasnya. Acara ini berlangsung dengan lancar dan seluruh peserta maupun panitia berharap seluruh anggota HMJ-KTP dapat memperoleh manfaat dari acara Upgrading ini dan kedepannya HMJ-KTP mampu menjadi organisasi yang berkarakter, berakhlak, bertanggung jawab dan menuju progresif nyata, sesuai dengan tema acara ini.

Semarak Festival Teknologi Pendidikan

Fakultas Ilmu Pendidikan – Festival Teknologi Pendidikan (FTP) kembali digelar oleh Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan (KTP) sebagai ajang kreativitas mahasiswa dan siswa tingkat SMA/SMK sederajat. Festival Teknologi Pendidikan 2017 dilaksanakan pada tanggal 18 – 19 November dengan mengusung tema “Creative Content in Digital Era”.

Lomba yang diadakan di FTP 2017 meliputi Edumovie Competition dan Digital Magazine Competition (Digmacom) yang diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK serta Photography Competition yang diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK dan umum. Selain itu ada bazar dan Talkshow Nasional yang turut memeriahkan festival tersebut.

Photography Competition, Edumovie Competition, Digital Magazine Competition dan bazar diselenggarakan bersama pada tanggal 18 November 2017 sedangkan Talkshow Nasional pada 19 November 2017.

Bazar dilaksanakan di pendopo FIP bersamaan dengan pameran fotografi dari peserta lomba Photography Competition. Bazar FTP tahun ini dikhususkan bagi mahasiswa angkatan 2017 untuk memupuk jiwa kewirausahan mahasiswa sehingga diharapkan nantinya mahasiswa tidak hanya menjadi job finder namun juga job maker. Rasyadan selaku ketua pelaksana dari bazar mengungkapkan bahwa pada tahun ini konsep bazar berbeda karena mahasiswa dituntut untuk membuat atau memodifikasi pilihan produk yang telah ditetapkan panitia agar memiliki nilai jual di pasaran.

Sedangkan Edumovie Competition merupakan kompetisi bagi siswa SMA/SMK untuk menyalurkan bakat serta minatnya dalam membuat sebuah film. Acara dilaksanakan di Laboratorium Video Teknologi Pendidikan dengan diikuti oleh 10 tim yang lolos babak 10 besar. Bapak Hadi Suwono dari TVRI salah satu juri Edumovie Competition mengungkapkan bahwa dengan adanya kompetisi ini siswa akan termotivasi belajar broadcasting dan pembuatan film.

“melalui kompetisi ini anak-anak dapat mengeluarkan ide dan kreativitasnya karena dengan film mereka bisa berbuat lebih banyak tentang kebudayaan, pendidikan dan kesenian.” Tambahnya saat ditemui di Lab. Video KTP.

Nathan Bravian siswa dari SMK Krian 2 salah satu peserta Edumovie Competition mengaku senang dengan diadakannya Festival Teknologi Pendidikan ini, khususnya pada Edumovie Competition. Dia menyatakan bahwa mendapat banyak sekali informasi baru.

“Saya mendapatkan banyak pengetahuan seperti bagaimana cara pengambilan gambar, penyampaian cerita, jurinya juga berkompeten dan profesional dibidangnya.” Ungkapnya.

Sama dengan Edumovie Competition, Digmacom diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK dan dilaksanakan di Auditorium O1 lantai 3 dengan diikuti oleh 10 tim yang lolos babak 10 besar. Digmacom adalah kompetisi majalah digital yang mewadahi minat dan bakat siswa dalam dunia desain dan informatika.

Untuk acara puncak dari FTP 2017 ini terwujud dalam sebuah Talkshow Nasional yang mengundang narasumber Danny Syah Aryaputra (CMO Infia.co dan Dagelan), Gerald Sebastian (co-Founder channel youtube “Kok Bisa?”) dan Akhyari Hananto (Founder Good News From Indonesia).

Veriana, wakil ketua pelaksana FTP 2017 memaparkan bahwa pada dasarnya tujuan utama diadakannya FTP ini untuk mengenalkan jurusan kurikulum dan teknologi pendidikan di masyarakat terutama tentang ciri khas dari KTP itu sendiri. Selain itu, festival ini dengan beragam kompetisi dan acaranya diharapkan mampu menjadi wadah kreatifitas anak muda dalam memanfaatkan segala sesuatu di era digital secara positif.

“FTP bertujuan menginspirasi anak muda untuk tidak hanya sekedar menjadi penikmat konten. Setelah mengikuti FTP ini diharapkan peserta tidak hanya menjadi konsumen tapi kreator yang mampu membuat konten-konten yang mendidik dan tentunya menginspirasi.” Jelasnya.

Teknologi Pendidikan menjawab Peran Media digital dalam Pembelajaran di era Modern dalam kuliah umum

Selasa, 13 November 2017 –Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan kembali  mengadakan Kuliah umum di tahun 2017, Acara yang berlangsung  Gedung 05 lt 3 Fakultas Ilmu Pendidikan ini,mendatangkan narasumber yang sering dikenal lewat salah satu bukunya Media Pembelajaran, yaitu Dr. Cepi Riyana M.Pd. selaku Ketua Jurusan S1 Teknologi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia. Kedatangan beliau disambut antusias oleh Bapak/ibu Dosen  berserta seluruh mahasiswa  Teknologi Pendidikan dari angkatan 2017 hingga 2014.

Acara yang berlangsung dari pukul 13.00-15.00 ini, di buka oleh sambutan Ketua jurusan S1 Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya Dra. Sulistiowati, M.Pd. dalam sambutannya beliau mengajak seluruh mahasiswa Teknologi Pendidikan dapat berperan lebih aktif dan sinergis , menyikapi  media digital dalam pembelajaran di era saat ini. Dan diharapkan melaui  kuliah umum ini Mahasiswa Teknologi Pendidikan berfungsi menjawab kebutuhan masyarakat sesuai dengan implementasi keilmuan Teknologi Pendidikan

.Dalam Pemaparannya, Bapak Dr. Cepi Riyana M.Pd. mengungkapkan bahwa mahasiswa KTP harus mampu menguasai semua kompetensi yang ada dibidang KTP. Mahasiswa tidak harus selalu berpikir bagaimana orientasi terhadap dunia kerja akan tetapi pikirkan bagaimana menguasai ilmunya. Walaupun begitu mahasiswa tetap harus mendekatkan diri dengan tren dan isu-isu yang berkembang di dunia kerja untuk kemudian dipelajari ilmunya. “Apalah artinya kalau kita berkiprah dikemudian hari tanpa kita menguasai bidang” tutur Bapak Dr. Cepi Riyana M.Pd. Pada kuliah umum tersebut Bapak Dr. Cepi Riyana M.Pd. juga berpesan bahwa mahasiswa harus mempelajari kompetensi secara utuh, memperkaya diri dengan belajar secara otodidak atau melalui dosen (multi resources). Selain itu mahasiswa juga harus mampu menerapkan teori-teori yang dipelajari.

Di Akhir penutupan pemaparan materi, Beliau memberi 6 tips rekomendasi, agar mahasiswa mengenal peran dan arah Teknologi Pendidikan dalam masayarakat, yaitu  kuasai filosofi dan Teori dasar TP, Berikan penguatan pada skill merancang (design), kuasai semua bidang Teknologi Pendidikan tetapi fokus pada satu keahlian (personal branding), Pengembangan diri (Self Development), Networking,Soft kill (Tap,multi-tasking, collaborative,dll ) ini yang menjadi syarat bagi semua lulusan Teknologi Pendidikan siap menjawab permasalahan pembelajaran dan pendidikan di era modern.

Dengan diadakan kuliah umum ini diharapkan seluruh mahasiswa KTP dapat menerapkan ilmu-ilmu yang telah disampaikan sehingga mahasiswa KTP dapat semakin berkompeten dalam membuat sebuah media. Pelaksanaan kuliah umum ini juga menjadi penguatan suatu lembaga atau universitas dalam berkolaborasi untuk meningkatkan Akreditasi. (Tir-Dah -muh/PIF)