Cangkruan Demokrasi BEM FIP Unesa

Surabaya, Badan Eksekutif Mahasiswa  Fakultas Ilmu Pendidikan atau biasa disebut (BEM-FIP) kembali mengadakan Seminar dan Talkshow Cangkruan Demokrasi dengan tema “Peran Pemuda dalam Membangun Asas Demokrasi di Indonesia”, sabtu (18/11/2017).

Acara yang diadakan di gedung Auditorium O5 lantai 3 FIP Unesa Lidah Wetan ini diikuti oleh 170 peserta dan 50 panitia yang bergabung dalam kegiatan tersebut. Pada Seminar Nasional kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena BEM FIP mendatangkan narasumber-narasumber yang sangat luar biasa diantaranya Wisnu Sakti Buana, S.T selaku Wakil Wali Kota Surabaya yang pada kesempatan  kali ini berhalangan hadir, Agus Maimun, S.E.,.H.P Anggota DPRD Jawa Timur, Chairul Anam, S.Pd KPUD Jawa Timur, dan Awang Dharmawan, S.Ilkom,.M.A Dosen Komunikasi Politik Unesa.

Acara Seminar Nasional dan Talkshow dimulai pukul 07.00 dengan melakukan registrasi peserta kemudian acara dilanjutkan pembukaan dan acara Seminar Nasional dan Talkshow dibuka oleh Bapak Heru Siswanto, M.Si selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, selanjutnya Opening Ceremony dibuka oleh penampilan yang spektakuler oleh penampilan tari dari komunitas tari FIP yaitu tari banyuwangi.

Agus Maimun, S.E.,.H.P Anggota DPRD Jawa Timur memaparkan “Negara ini ada atau tidak ada tergantung pada generasi pemudanya”, maksud dari paparan tersebut adalah disaat pemuda-pemuda peduli dengan adanya demokrasi negara tetap akan ada untuk kita semua, dan akan terjadi sebaliknya jika para pemudanya acuh tak acuh terhadap demokrasi negara. Maka kesimpulannya adalah jadilah genarasi yang peduli dengan adanya demokrasi agar negara kita tetap berada ditangan kita sebagai pemuda indonesia, bukan ditangan mereka orang-orang dari negara tetangga.

Devi salah satu peserta seminar dan talkshow jurusan PG PAUD menyampaikan sangat senang sekali dengan dengan diadakan seminar dan talkshow cangkruan demokrasi ini, karena sebenarnya saya  kurang faham dengan demokrasi politik di indonesia, setelah mengikuti seminar saya mengetahui apa itu demokrasi politik dan bagaimana berdemokrasi politik dengan baik dan benar.(Drs/Maa/PIF)

 

 

Jurusan PG -PAUD “sukses adakan acara SPA (Semua Peduli Anak)”

Surabaya (16/11/2017) HMJ PG PAUD – FIP Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru-Pendidikan Anak Usia Dini – Fakultas Ilmu Pendidikan atau biasa disebut HMJ PG-PAUD – FIP lagi-lagi mengadakan acara serangkaian PKKMB Jurusan yaitu acara presentasi hasil kerja mahasiswa baru PG-PAUD dalam program kerja yang bernama SPA (Semua Peduli Anak) yang bertemakan “Membangun Karakter Mahasiswa yang Peduli Pendidikan dengan Semangat Nasionalisme”.

Sebanyak 69 mahasiswa baru yang dibagi menjadi 8 kelompok (kelompok salam, kelompok sopan, kelompok santun, kelompok semangat, kelompok cerdas, kelompok cermat, kelompok ceria dan kelompok cekatan) dan beberapa panitia HMJ PG-PAUD ikut berpartisipasi. Acara yang bertempat di gedung Auditorium PG-PAUD dan PLB UNESA Lidah Wetan ini berlangsung komunikatif antara pemateri, moderator dan peserta karena dikonsep seperti talk show. Tujuan diadakannya acara ini yaitu untuk memberikan bekal kepada mahasiswa baru agar mereka (mahasiswa baru) dapat berbagi dan mengabdi kepada masyarakat. Pembukaan acara tersebut dipimpin oleh MC selaku moderator acara. Acara pertama adalah sambutan, sambutan yang disampaikan oleh ketua pelaksana acara SPA yaitu Ratna Mardiani (2015 C). Acara selanjutnya yaitu mempresentasikan hasil kerja kelompok masing-masing, yang pertama maju untuk presentasi adalah kelompok ceria, lalu kelompok salam, dan dilanjutkan oleh kelompok-kelompok lainnya.

Didalam acara tersebut juga terjadi tanya jawab, hal tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa-mahasiswa PG-PAUD sangat aktif dan Energic. Menurut Devi, mahasiswa baru dari kelompok cekatan mengatakan bahwa “Acara yang diselenggarakan pada hari kamis ini sangat bermanfaat karena dibalik mendapatkan pengalaman baru, saya juga mendapatkan kepuasan batin yaitu dapat berbagi ilmu dengan mereka yang membutuhkan (anak-anak jalanan) dan dengan ini saya juga bersyukur kepada Tuhan (Allah) yang telah memberikan orang tua yang dapat membiayai saya belajar sampai ke jenjang perkuliahan”. Mengutip perkataan dari Ratna Mardiani “Teruslah berjuang dengan apa yang harus diperjuangkan karena hidup perlu perjuangan dan pengorbanan”, hal tersebut bertujuan untuk mengingatkan bahwa hidup tidak hanya seperti air yang mengalir tetapi hidup ini penuh perjuangan dan pengorbanan layaknya air yang mengalir dan terdapat batuan-batuan dan benda-benda yang dapat menghambat aliran air tersebut.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa semua mahasiswa khususnya mahasiswa jurusan PG-PAUD harus siap dengan semua rintangan, tidak mudah mengeluh dalam tugas dan ceria selalu, hal tersebut bertujuan untuk membangun mahasiswa yang kuat, tegar dan ceria. (DRS-PIF)

Melatih Ketrampilan Mahasiswa, dalam LKMM-TD 2017

Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Biasa kembali  menyelenggarakan LKMM-TD (Latihan Keterampilan Mahasiswa-Tingkat Dasar) dengan tema Aspire to Lead, Lead to Inspire, Yang dilaksanakan pada Hari Sabtu 4 November 2017 hingga Minggu 5 November 2017, sebanyak kurang lebih 161 peserta memadati Audit O6 Gedung PLB & PG PAUD .

Kepala Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Dra. Endang Purbaningrum, M.Kes Mengatakan, LKMM-TD diadakan setiap tahun di jurusan Pendidikan Luar Biasa sehingga pesertanya dari jurusan PLB sendiri hingga jurusan lainnya, kegiatan LKMM-TD bertujuan agar mahasiswa dapat memanajemen suatu organisasi sehingga mahasiswa mampu mengatur organisasi dengan optimal dan efisien. “mengembangkan manajemen waktu, skala prioritas,” tambah  Dra. Endang Purbaningrum, M.Kes.

Pemateri pertama disampaikan oleh Ketua BEM FIP 2016 muhammad syuhada’,  menjelaskan tentang kepemimpinan dalam suatu organisasi, “pemimpin adalah yang bisa mempengaruhi orang yang dipimpinnya. ” ujar muhammad syuhada’

Pada kegiatan itu juga terdapat pembagian kelompok untuk masing-masing kelas , pembagian kelompok bertujuan untuk memperdalam lagi materi-materi tentang ketrampilan dan manajemen suatu organisasi dan juga peserta diberikan studi kasus disetiap materinya yang bertujuan peserta dapat menganalisa sebuah permasalahan-permasalahan pada lingkup organisasi.

Selain sebagai sarana untuk memanajemen organisasi dengan baik, kegiatan itu juga bertujuan agar setiap individu mahasiswa bisa memanajemen waktu dengan optimal sehingga mahasiswa mampu membagi waktu untuk kuliah dan organisasi.

Goresan indah dalam Lomba Mewarnai dan Melukis pada peringatan HDI

Minggu, 19 november 2017– ‌PSLD (Pusat Studi Layanan Disabilitas) UNESA menyelenggarakan serangkaian acara untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional(HDI) . Salah satunya Lomba Mewarnai dan Melukis yang diadakan pada tanggal 19 November 2017 diadakan di Pusat Layanan Autis, Universitas Negeri Surabaya. Peserta dari lomba ini adalah anak  berkebutuhan khusus yang memiliki bakat dalam hal mewarnai dan melukis. Dengan kategori mewarnai untuk TK dan SD. Lalu lomba melukis untuk SMP dan SMA.

‌‌Total Peserta dari lomba ini adalah 48 peserta dengan 37 peserta untuk lomba mewarnai dan 11 peserta lomba melukis. Acara ini dimulai pukul 07.30 dengan dibuka penampilan menghibur dari PSLD band. Peserta diberi waktu 2 jam untuk menyelesaikan hasil karyanya, yang dimulai pukul 08.00-10.00.

‌Juara pertama adalah peserta bernama KEZIA KRISTINA sedangkan juara kedua dan ketiga adalah NICI ARGA FERDIANSYAH, dan ANDIKA PRASYA SYAPUTRA. Untuk Lomba Melukis, juara pertama ditempati oleh NABILA. Juara kedua dan ketiga lomba melukis adalah DINI ANISYAH dan TEGUH EKA M.

Acara ini diselenggarakan bertujuan untuk mengapresiasi bakat dari anak berkebutuhan khusus serta meningkatkan rasa percaya diri dalam berkompetisi. Rajab, Ketua Pelaksana, berharap agar setiap peserta  lebih bersemangat dalam berkarya dan berkompetisi. Serta memperdalam bakat mereka, karena kesempatan bagi mereka adalah masa depan yang cerah.

Lomba Mewarnai dan Melukis ini merupakan pembuka dari serangkaian acara peringatan Hari Disabilitas Internasional. Dimana pada tanggal 26 November 2017 akan diadakan Lomba Menyanyi dan Pidato di Pusat Layanan Autis, Universitas Negeri Surabaya. Dan puncak dari acara ini diadakan pada tanggal 3 Desember 2017 bertempat di Lenmarc Mall Surabaya.

Grand Closing TQQ Akbar 2017

Unesa, Surabaya – TQQ Akbar merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh UKKI UNESA dimulai dari tanggal 7 Oktober 2017 sampai dengan 11 November 2017 yang mengambil tempat di BM 2 UNESA LIdah Wetan. Peserta TQQ tidak hanya terdiri dari mahasiswa baru 2017, melainkan juga berasal dari mahasiswa angkatan 2015 dan 2016.

Kegiatan TQQ dilaksanakan dengan tujuan memberikan ilmu tentang pembacaan al-qur’an dan membekali mahasiswa khususnya mahasiswa baru untuk menghindari radikalisme.

“TQQ merupakan pemenuhan nilai mata kuliah agama islam, inilah yang sekiranya menjadi pendodrong mahasiswa untuk datang ke masjid. Selain itu, salah satu tujuan lain adalah melalui mebaca al-qur’an mahasiswa dapat memahami mana islam yang radikan dan mana islam yang sesungguhnya” ujar Fahmi, selaku ketua pelaksana TQQ Akbar

Dalam kegiatan penutupan TQQ Akbar kali ini terdapat pula pengantar training motivasi, penampilan nasyid, dan pembagian hadiah untuk peserta TQQ terbaik.

Acara penutupan berlangsung dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 11.30 WIB.

Pada akhir acara, dilaksanakan pembagian sertifikat TQQ dan lepas salam dari para tentor kepada mahasiswa peserta TQQ.

“TQQ tahun ini berjalan baik, walaupun banyak kekurangan dari sector kepanitiaan. Tentunya kami mengharapkan perubahan yang lebih baik utnuk tahun-tahun berikutnya.” Tutup Fahmi.

Pemilihan Putra dan Putri BK 2017

UNESA, Surabaya – Pemilihan Putra dan Putri BK 2017 telah dilaksanakan. Seleksi ketat telah dilakukan selama 3 hari dimulai pada tanggal 15 November 2017 sampai dengan 17 November 2017.Pemilihan Putra dan Putri BK 2017 dilaksanakan di gedung O3 Kampus Unesa Lidah Wetan.

Putra-Putri BK tahun 2017 kali ini menggagas tema “Realize Your Dream to be Ambassador of Guidance and Counceling”. Selaras dengan tema, kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah kepada mahasiswa yang ingin mewujudkan mimpinya dalam memajukan jurusan Bimbingan dan Konseling ini, terutama mereka yang mungkin tidak masuk ke dalam organisasi-organisasi kemahasiswaan.

Selama 3 hari, calon putra dan putri BK melalui bermacam tes seperti wawancara, english conversation, dan Test Potensi Akademik. Pada hari terakhir  tahap seleksi, calon putra dan putri BK menampilkan bakatnya masing-masing.

Melalui kegiatan ini, calon putra dan putri BK menerima bimbingan dan arahan seputar kehidupan putra dan putri BK yang terpilih selanjutnya dan bagaimana mengoptimalkan peran dalam mengembangkan jurusan Bimbingan dan Konseling.

“alasan kami menempatkan kata “ambassador” pada tema kita kali ini adalah untuk menunjukkan bahwa pemilihan putra dan putri BK bukanlah ajang cantik-cantikan atau bergaya melainkan suatu kontes dimana  kami mencari mahasiswa yang dapat menjadi speaker (pembicara) di masyarakat luas” ungkap Theresa, selaku ketua pelaksana.

Putra dan putrid BK 2107 yang terpilih kemudian akan tampil pada acara Bikofest yang merupakan rangkaian acara peringatan ulang tahun jurusan Bimbingan dan Konseling.

Perbaiki Penulisan PKM, FIP Adakan Coaching Clinic PKM

Untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menuangkan ide melalui tulisan, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) mengadakan Coaching Clinic PKM 5 Bidang. Tema yang diusung yaitu “Peningkatan Budaya Akademik Mahasiswa FIP Unesa melalui Coaching Clinic Program Kreativitas Mahasiswa”. Acara yang dilaksanakan pada Kamis, 16 November 2017 tersebut bertempat di Auditorium O5 FIP Unesa. Coaching Clinic PKM ini diikuti oleh beberapa mahasiswa FIP yang telah lolos seleksi proposal tingkat Unesa dengan mengundang narasumber Bapak Drs. Bandung Arry Sanjoyo, M.Ikom dari ITS.

Bapak Drs. Bandung Arry Sanjoyo, M.Ikom selaku review nasional PKM dan juri nasional PKM mengatakan bahwa dengan diadakannya Coaching Clinic PKM tersebut dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menuliskan idenya di proposal. Beliau juga menambahkan bahwa mahasiswa sangat antusias terhadap acara ini. “ Mahasiswa Unesa sangat antusias terbukti dari setiap evaluasi mereka sering berebut” ucapnya kepada reporter bale warta.

Dilain sisi, Bapak Drs. Heru Siswanto, M.Si. selaku wakil dekan 3 FIP menuturkan bahwa hal yang mendasari pelaksanaan Coaching Clinic PKM yaitu untuk memperbaiki proposal yang alan disetorkan di Belmawa. Agenda pelaksanaan Coaching Clinic PKM ini juga dimaksudkan agar dosen-dosen pembimbing tetap komitmen untuk membimbing mahasiswanya. Dengan adanya acara ini diharapkan proposal mahasiswa memiliki kredibiltas tinggi dan mampu menjuarai PIMNAS, sehingga dapat mengharumkan almamater Unesa di tingkat nasional.

Menimbah Ilmu Mahasiswa PLS Angkatan 2016 di Yogyakarta

 

Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Angkatan 2016 pada semester ini mengadakan Kuliah Lapangan di Yogyakarta dengan tujuan Goa Pindul, Museum Ki Hajar Dewantara, PLS UNY, dan Fakultas Filsafat UGM. Yang dilaksanakan pada Hari Selasa 14 November 2017 hingga Jumat 17 November 2017,

Tujuan pertama Kuliah Lapangan ini di Pantai Indrayanti, dan Pantai Sadranan untuk melihat keindahan pantai di Yogyakarta. Tujuan kedua di Goa Pindul disini mahasiswa mengobservasi bagaimana caranya memanfaatkan destinasi tersembunyi disuatu daerah hingga dikenal oleh semua orang. Tidak hanya mengobservasi latar belakang Goa Pindul itu sendiri tapi menikmati berenang di dalam Goa Pindul yang di temani oleh guide yang berpengalaman untuk menjelaskan seluk beluk Goa Pindul Tersebut.

Sedikit informasi tentang Goa Pindul ini, tempat destinasi wisata ini dikembangkan oleh mahasiswa PLS yang peduli tentang masyarakat didesanya, sehingga memanfaatkan sumberdaya alam tersebut menjadi suatu destinasi yang menggeser wisata Yogyakarta yang sebelumnya Candi Borobudur dan Prambanan ke Goa Pindul.

Tujuan pada hari kedua Kuliah Lapangan ini Mahasiswa mengunjungi PLS Universtas Negeri Yogyakarta (UNY) disini kami sebelum memasuki auditorium di FIP UNY diajak keliling mengitari musium Pendidikan yang berada di UNY tersebut, setelah itu mahasiswa langsung diarahkan ke gedung auditorium untuk mendengar penjelasan dari dosen PLS UNY Bapak Dr. Iis Prasetyo. S.Pd dan bertukar pikiran untuk memajukan PLS yang lebih baik.

Setelah dari PLS UNY mahasiswa PLS angkata 2016 mengunjungi Museum Ki Hajar Dewantara, disini mahasiswa di sambut baik di pendopo “Majelis Luhur Taman Siswa”. Tempat ini sebagai bukti bahwa dulunya bapak pendidikan Indonesia bertempat tinggal disitu. Di museum Ki Hajar ini kami jelaskan oleh pengurus sendiir yaitu Bapak Bambang Widodo dan Bapak Sunardi. Museum ini di bangun oleh Ki Hajar Dewantara sendiri pada tahun 1938 dan diresmikan pada 2 Mei 1970.

Tujuan terakhir kuliah lapangan mahasiswa PLS angkatan 2016 yaitu ke Fakultas Filsafat Universitas Gajah Mada (UGM). Disini mahasiswa langsung diberikan penjelasan oleh Dekan Fakultas Filsafat UGM Bapak Dr. Arkom Kuswanjono. Beliau menyampaiakn latar belakang filsafat itu ada, dan jurusan apa saja yan berada di fakultas filsafat ini. Dan tak lupa kesempatan tanya jawab yang di tanyakan oleh mahasiswa tentang perkembangan filsafat pada jaman saat ini.

 

Pada kuliah lapangan semester ini mahasiswa PLS angatan 2016 memperoleh banyak ilmu yang menjadikan sumber wawasan dalam belajar. Tidak hanya dalam teori saja mahasiswa juga dilihatkan bagaimana cara nya mengembangkan suatu masyarakat dalam wilayah yang tidak terkenal menjadi dikenal dan menjadi destinasi wisata yang mengalahkan destinasi wisata di Yogyakarta.(rizal widyanto/PIF)

Posted in PLS

Ustad Naruto Memberikan Spriritual Motivation Training Pada Mahasiswa

Surabaya (10/10/2017) Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Sekolah telah melaksanakan program kerja mereka yang di gagas oleh departemen agama, dalam program kerja kali ini dilaksanakan pada Hari Jumat 10 November 2017 bertempat di gedung auditorium 05 yang turut mengudang Ustad Moch Marzuki Imron atau biasa di panggil dengan Ustad Naruto, dengan tema acara “Peranan Pemuda Menurut Sudut Pandang Islam Sebaga Generasi Milenial”.

Disini Ustad Naruto memberikan suatu spiritual mitivasi yang sangat bermanfaat kepada mahasiswa khususnya kepada mahasiswa FIP itu sendiri  beliau menyampaikan semangat anak muda masa kini haus dilihat dari cara mereka berbicara atau berkomunisi kepada orang lain. Beliau juga menyampaikan negara berkembang dikarenakan pada diri anak yang berusia 6 sampai 10 tahun mengalami krisis percaya diri yang mengakibatkan penurunan kepercayaan diri pada pemuda saat ini.

Tidak lupa juga beliau Ustad Naruto menyampaikan filosofi batu, akik, dan berlian. Anak muda saat ini harus menjadi dirinya yang berkilauan seperti batu berlian yang dkarenakan batu tersbut sulit ditemukan dan harganya sangat mahal. Anak muda saat ini harus bisa memanfaatkan waktu yang telah diberikan Tuhan selama 24 jam. Namun sayang nya anak muda saat ini kurang peduli kepada sesama.

Pada pengujung acara Ustad Naruto membeberkan kenapa dirinya di sebut Ustad Naruto dikarena kesukaannya menonton kartun naruto dan naruto juga yang mengubah dirinya kedalam arah yang lebih baik. Menurut dia banyak adegan dalam naruto mengandung banyak arti jika dipahami dalam hati yang terdalam,dan dapat menggugah orang yang sedianya telah terputuk menjadikan mereka semangat untuk menjalani hidup. (Rizal Widyanto/PIF)

Posted in PLS

Teknologi Pendidikan menjawab Peran Media digital dalam Pembelajaran di era Modern dalam kuliah umum

Selasa, 13 November 2017 –Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan kembali  mengadakan Kuliah umum di tahun 2017, Acara yang berlangsung  Gedung 05 lt 3 Fakultas Ilmu Pendidikan ini,mendatangkan narasumber yang sering dikenal lewat salah satu bukunya Media Pembelajaran, yaitu Dr. Cepi Riyana M.Pd. selaku Ketua Jurusan S1 Teknologi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia. Kedatangan beliau disambut antusias oleh Bapak/ibu Dosen  berserta seluruh mahasiswa  Teknologi Pendidikan dari angkatan 2017 hingga 2014.

Acara yang berlangsung dari pukul 13.00-15.00 ini, di buka oleh sambutan Ketua jurusan S1 Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya Dra. Sulistiowati, M.Pd. dalam sambutannya beliau mengajak seluruh mahasiswa Teknologi Pendidikan dapat berperan lebih aktif dan sinergis , menyikapi  media digital dalam pembelajaran di era saat ini. Dan diharapkan melaui  kuliah umum ini Mahasiswa Teknologi Pendidikan berfungsi menjawab kebutuhan masyarakat sesuai dengan implementasi keilmuan Teknologi Pendidikan

.Dalam Pemaparannya, Bapak Dr. Cepi Riyana M.Pd. mengungkapkan bahwa mahasiswa KTP harus mampu menguasai semua kompetensi yang ada dibidang KTP. Mahasiswa tidak harus selalu berpikir bagaimana orientasi terhadap dunia kerja akan tetapi pikirkan bagaimana menguasai ilmunya. Walaupun begitu mahasiswa tetap harus mendekatkan diri dengan tren dan isu-isu yang berkembang di dunia kerja untuk kemudian dipelajari ilmunya. “Apalah artinya kalau kita berkiprah dikemudian hari tanpa kita menguasai bidang” tutur Bapak Dr. Cepi Riyana M.Pd. Pada kuliah umum tersebut Bapak Dr. Cepi Riyana M.Pd. juga berpesan bahwa mahasiswa harus mempelajari kompetensi secara utuh, memperkaya diri dengan belajar secara otodidak atau melalui dosen (multi resources). Selain itu mahasiswa juga harus mampu menerapkan teori-teori yang dipelajari.

Di Akhir penutupan pemaparan materi, Beliau memberi 6 tips rekomendasi, agar mahasiswa mengenal peran dan arah Teknologi Pendidikan dalam masayarakat, yaitu  kuasai filosofi dan Teori dasar TP, Berikan penguatan pada skill merancang (design), kuasai semua bidang Teknologi Pendidikan tetapi fokus pada satu keahlian (personal branding), Pengembangan diri (Self Development), Networking,Soft kill (Tap,multi-tasking, collaborative,dll ) ini yang menjadi syarat bagi semua lulusan Teknologi Pendidikan siap menjawab permasalahan pembelajaran dan pendidikan di era modern.

Dengan diadakan kuliah umum ini diharapkan seluruh mahasiswa KTP dapat menerapkan ilmu-ilmu yang telah disampaikan sehingga mahasiswa KTP dapat semakin berkompeten dalam membuat sebuah media. Pelaksanaan kuliah umum ini juga menjadi penguatan suatu lembaga atau universitas dalam berkolaborasi untuk meningkatkan Akreditasi. (Tir-Dah -muh/PIF)